Jumat, 28 Januari 2011

Integritas the Coca Cola Company di Seluruh Dunia

  

Asset Bisnis dan keuangan

Pastikan akurasi semua arsip bisnis dan keuangan Perusahaan. Ini bukan hanya meliputi rekening keuangan, tetapi juga arsip lain seperti laporan kualitas, catatan waktu, laporan dan penyerahan pengeluaran seperti formulir, risalah klaim tunjangan dan daftar riwayat hidup (CV).

Memastikan arsip bisnis dan keuangan yang akurat dan lengkap adalah tanggung jawab setiap orang, bukan hanya peran petugas akunting dan keuangan. Pembukuan dan pelaporan yang akurat mencerminkan reputasi dan kredibilitas Perusahaan, dan memastikan bahwa Perusahaan memenuhi kewajibannya pada hukum dan peraturan.

Selalu catat dan kelompokkan transaksi dalam periode akunting yang benar dan dalam rekening dan departemen yang sesuai. Jangan menunda atau mempercepat pencatatan laba atau pengeluaran untuk memenuhi target anggaran.
Biaya yang baru perkiraan dan biaya yang ditangguhkan (akrual) harus didukung oleh dokumen yang sesuai dan didasarkan pada pertimbangan terbaik Anda.
Pastikan semua laporan ke otoritas pengawasan sudah lengkap, jujur, akurat, tepat waktu, dan mudah dipahami.
Jangan pernah memalsukan dokumen apa pun.
Jangan mengubah hakikat kebenaran transaksi apa pun.
Jangan pernah membenarkan upaya orang lain untuk menghindari pajak atau mengecoh hukum tentang mata uang lokal. Untuk alasan ini, pembayaran umumnya harus dilakukan hanya kepada orang atau perusahaan yang benar-benar memberikan barang atau jasa. Pembayaran harus dilakukan di negara si pemasok, tempatnya berbisnis, atau tempat barang dijual atau jasa diberikan, kecuali jika pemasok secara sah telah menetapkan pembayaran atau menjual piutangnya ke entitas lain. Pengecualian harus disetujui oleh Ethics & Compliance Office.


Aset Perusahaan

Lindungi aset Perusahaan, dan gunakan aset itu sesuai dengan peruntukannya.

Jangan menggunakan aset Perusahaan untuk kepentingan pribadi atau kepentingan orang lain selain Perusahaan.
Gunakan akal sehat. Misalnya, panggilan telepon atau e-mail pribadi sesekali dari tempat kerja Anda masih bisa diterima. Panggilan telepon atau e-mail yang berlebihan adalah penyalahgunaan aset.
Kebijakan Perusahaan mungkin membolehkan pengunaan beberapa aset untuk kepentingan pribadi, seperti mobil atau ponsel Perusahaan. Selalu periksa kebijakan lokal yang terkait untuk memastikan bahwa Anda menggunakan aset Perusahaan sesuai dengan peruntukannya. Pencurian aset Perusahaan—baik pencurian barang seperti mengambil produk, peralatan, atau informasi Perusahaan tanpa izin, atau pencurian melalui penipuan atau dengan sengaja memalsukan laporan tentang waktu atau pengeluaran—dapat berakibat PHK dan tuntutan pidana. Perusahaan memperlakukan pencurian aset milik karyawan lain di tempat kerja sama
dengan pencurian aset Perusahaan. Penggunaan aset Perusahaan yang bukan termasuk tanggung jawab Anda di Perusahaan—seperti menggunakan produk kerja Perusahaan di perusahaan sampingan, atau menggunakan barang atau peralatan Perusahaan untuk kepentingan pribadi—memerlukan persetujuan tertulis lebih dahulu dari Pejabat Etika Lokal. Persetujuan ini harus diperbarui setiap tahun jika Anda terus menggunakan aset itu di luar pekerjaan

Penggunaan Waktu, Peralatan, dan Aset Lain

Jangan melakukan kegiatan pribadi selama jam kerja yang mengganggu atau yang membuat Anda tidak dapat melaksanakan tanggung jawab pekerjaan Anda.
Jangan menggunakan komputer dan peralatan Perusahaan untuk bisnis sampingan, atau kegiatan ilegal atau tidak etis seperti berjudi, pornografi, atau hal lain yang tidak senonoh. Simaklah Kebijakan Penggunaan yang Diperbolehkan untuk informasi dan panduan tambahan.
Jangan memanfaatkan untuk diri sendiri peluang apa pun untuk mendapatkan keuntungan keuangan yang Anda ketahui karena kedudukan Anda di Perusahaan, atau dengan menggunakan properti atau informasi Perusahaan.

Pinjaman

Dilarang ada pinjaman dari Perusahaan untuk pejabat eksekutif. Pinjaman dari Perusahaan untuk pejabat lain dan karyawan harus disetujui lebih dahulu oleh Dewan Direksi atau komite yang ditunjuknya


Penggunaan Informasi

Jagalah informasi non publik, Perusahaan, yang mencakup segala sesuatu mulai dari kontrak dan informasi harga sampai rencana pemasaran, spesifikasi teknis, dan informasi tentang karyawan.

Informasi Non publik

Jangan mengungkapkan informasi non publik kepada siapa pun di luar Perusahaan, termasuk kepada keluarga dan teman, kecuali jika pengungkapan itu diperlukan untuk kepentingan bisnis. Bahkan begitu pun, melangkahlah dengan hati-hati, seperti pelaksanaan perjanjian kerahasiaan, untuk mencegah penyalahgunaan informasi itu. Jangan mengungkapkan informasi non publik kepada orang lain di dalam
Perusahaan, kecuali jika ada alasan bisnis bahwa mereka perlu tahu, dan komunikasi telah dikelompokkan sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Informasi.
Karyawan wajib melindungi informasi non publik Perusahaan setiap waktu, termasuk di luar tempat kerja dan jam kerja, dan bahkan setelah masa kerjanya berakhir. Simpan atau musnahkan arsip Perusahaan sesuai dengan kebijakan penahanan arsip Perusahaan. Penasihat hukum Perusahaan sesekali dapat
menerbitkan pemberitahuan mengenai penahanan arsip jika ada gugatan atau ancaman gugatan, atau penyelidikan pemerintah. Karyawan harus mematuhi arahan yang terkandung dalam pemberitahuan ini, karena jika tidak mematuhinya dapat menyebabkan Perusahaan dan karyawan
menghadapi risiko hukum yang berat. Simaklah Kebijakan Perlindungan Informasi untuk mendapatkan bimbingan dan saran tambahan tentang penjagaan informasi.

Insider Trading

Memperdagangkan saham atau surat berharga berdasarkan informasi non publik yang bersifat material, atau memberikan informasi non publik yang bersifat material kepada orang lain sehingga mereka dapat
memperdagangkannya, adalah tindakan ilegal dan dapat menimbulkan tuntutan hukum. Simaklah Kebijakan Insider Trading untuk informasi lebih lanjut.

Privasi

Perusahaan menghormati privasi semua karyawan, mitra bisnis, dan konsumennya. Kita harus menangani data pribadi secara bertanggung jawab dan mematuhi semua hukum privasi yang berlaku. Karyawan yang menangani data pribadi orang lain harus:

Bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
Bertindak sesuai dengan setiap kewajiban kontrak yang terkait;
Mengumpulkan, menggunakan, dan mengolah informasi semacam itu hanya untuk keperluan bisnis yang sah;
Membatasi akses ke informasi hanya bagi mereka yang memiliki keperluan bisnis yang sah untuk melihat informasi itu; dan
Berusaha mencegah pengungkapan tanpa izin. Simaklah Kebijakan Privasi untuk panduan tambahan tentang cara menangani data pribadi dan deskripsi tentang informasi yang dilindungi.



Pedoman dan Hukum

Kegiatan Perusahaan dan karyawan Perusahaan tunduk kepada hukum sejumlah Negara dan yuridiksi lain di seluruh dunia. Karyawan diharapkan untuk mematuhi Kode dan segala ketentuan hukum negara yang berlaku. Apabila ada kentuan di dalam Kode Perilaku Bisnis yang bertentangan dengan hukum negara, maka ketentuan hukum negara akan berlaku.

Karena The Coca-Cola Company didirikan di Amerika Serikat, karyawan kita di seluruh dunia sering kali harus tunduk kepada hukum A.S. Negara lain dapat juga memberlakukan hukum mereka di luar batas wilayah mereka untuk kegiatan dan karyawan Perusahaan. Jika tidak yakin hukum apa yang berlaku untuk Anda, atau jika Anda yakin mungkin ada pertentangan antara hukum-hukum yang berlaku, berkonsultasilah dengan penasihat hukum Perusahaan sebelum bertindak.

Integritas sangat penting bagi The Coca-Cola Company. Bersama nilai-nilai lainnya seperti kepemimpinan, kecintaan, akuntabilitas, kerja sama, keragaman, dan kualitIntegritas berarti melakukan hal yang benar. Dengan tindakan penuh integritas, secara positif kita mencerminkan citra dan reputasi Perusahaan dan mereknya di lebih dari 200 negara tempat kita berbisnisas, integritas adalah pilar Tekad untuk Pertumbuhan.  Pedoman ini mendefinisikan bagaimana karyawan harus berperilaku sebagai perwakilan The Coca-Cola Company. Pedoman ini membicarakan tanggung jawab kita kepada Perusahaan, kepada satu sama lain, dan kepada pelanggan, pemasok, konsumen, dan pemerintah.


Pedoman ini diharapkan dapat membuat para manajer menggalakkan budaya etika dan kepatuhan.

Para manajer harus selalu menjadi teladan perilaku yang baik. Sebagai para manajer harus:

Memastikan bahwa bawahan Anda mengerti tanggung jawab mereka menurut Pedoman ini dan kebijakan lain Perusahaan.
Memanfaatkan peluang untuk mendiskusikan Pedoman dan menekankan pentingnya etika dan kepatuhan dengan karyawan.
Menciptakan lingkungan yang membuat karyawan merasa nyaman menyampaikan kekhawatiran mereka.
Mempertimbangkan perilaku dalam hubungannya dengan Pedoman dan kebijakan lain Perusahaan ketika mengevaluasi karyawan.
Jangan pernah menganjurkan atau mengarahkan karyawan untuk meraih hasil bisnis dengan mengabaikan perilaku etis atau kepatuhan pada Pedoman atau hukum.
Selalu bertindak untuk menghentikan pelanggaran Pedoman atau hukum oleh bawahan Anda.
Menanggapi Pertanyaan atau Kekhawatiran


. Keanoniman dan Kerahasiaan

Ketika menyampaikan laporan ke Ethics & Compliance Office atau melalui EthicsLine, Anda dapat memilih anonim, meskipun dianjurkan untuk memberitahukan identitas guna memudahkan komunikasi. Jika Anda memberitahukan identitas, Ethics & Compliance Office dan para penyelidik akan melakukan penjagaan yang wajar untuk merahasiakan identitas Anda, sesuai dengan pelaksanaan penyelidikan yang saksama dan adil. Untuk membantu menjaga kerahasiaan, jangan mendiskusikan masalah ini, atau penyelidikan apa pun, dengan karyawan lain. Karena kami berupaya keras menjaga kerahasiaan dengan ketat dalam semua penyelidikan, mungkin kami tidak akan dapat memberitahu Anda tentang hasil suatu penyelidikan.

Penyelidikan

Perusahaan bersungguh-sungguh menanggapi semua laporan tentang kemungkinan perilaku tidak semestinya. Kami akan menyelidiki masalah secara rahasia, menimbang apakah Pedoman atau hukum telah dilanggar, dan mengambil tindakan perbaikan yang sesuai. Jika Anda selanjutnya terlibat dalam penyelidikan Pedoman, Anda harus bekerja sama sepenuhnya dan menjawab semua pertanyaan dengan lengkap dan jujur.

Tidak Ada Tindakan Pembalasan

Perusahaan menghargai bantuan karyawan yang mengenali kemungkinan masalah yang perlu ditangani Perusahaan. Setiap tindakan pembalasan kepada karyawan yang menyampaikan masalah dengan jujur adalah pelanggaran Pedoman. Bahwa karyawan menyampaikan kekhawatiran dengan jujur, atau ikut serta dalam penyelidikan, tidak boleh menjadi dasar tindakan tidak patut dalam pemekerjaan, termasuk pemisahan, penurunan pangkat, skorsing, kehilangan tunjangan, ancaman, pelecehan, atau diskriminasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar