Sabtu, 09 April 2011

Tugas 3

1.      Jelaskan dengan singkat yang dimaksud dengan :

a.       Pertumbuhan dan Kesenjangan

      Jawab :
                  Pertumbuhan dan perkembangan merupakan sebuah keadaan dimana          terjadinya ketimpangan dalam distribusi pendapatan antara kelompok      masyarakat berpenghasilan tinggi dengan kelompok masyarakat berpenghasilan  rendah.
                  Hubungan antara tingkat kesenjangan pendapatan dengan pertumbuhan      ekonomi dapat dijelaskan dengan Kuznet Hypothesis. Hipotesis ini berawal dari pertumbuhan ekonomi (berasal dari tingkat pendapatan yang rendah berasosiasi dalam suatu masyarakat agraris pada tingkat awal) yang pada mulanya menaik pada tingkat kesenjangan pendapatan rendah hingga pada suatu tingkat pertumbuhan tertentu selanjutnya kembali menurun.
                  Data 1970 – 1980 menunjukkan ada korelasi positif antara laju pertumbuhan dan tingkat kesenjangan ekonomi. Semakin tinggi pertumbuhan PDB/pendapatan perkapita, semakin besar     perbedaan       sikaya dengan si miskin.

b.      Kemiskinan

      Jawab:
                  Kemiskinan merupakan ketidakmampuan individu dalam memenuhi kebutuhan dasar minimal untuk hidup layak. Kemiskinan pada umumnya didefinisikan dari segi pendapatan dalam bentuk uang ditambah dengan keuntungan-keuntunan non-material yang diterima oleh seseorang.
                  Secara luas kemiskinan meliputi kekurangan atau tidak memiliki pendidikan, keadaan       kesehatan yang buruk, dan kekurangan transportasi yang dibutuhkan oleh             masyarakat.

2.      Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor penyebab kemiskinan! (min.5)

      Jawab:
                  Penyebab kemiskinan dilihat dari beberapa faktor,diantaranya:
      a. Faktor Individu
                  Penyebab individual yakni kemiskinan sebagai akibat dari perilaku atau     kemampuan dari orang tersebut. Misalnya,malas atau malah menunggu sesuatu yang sifatnya spekulasi.
      b.Faktor Keluarga
                  Penyebab keluarga bukan lagi faktor individu yang sering dilontarkan oleh kelompok yang mengatakan kemiskinan tidak akan timbul jika adanya kemauan kuat dari dirinya. Faktor ini menghubungkan kemiskinan karena keadaan dan pendidikan keluarga.
      c. Faktor Subkultural
                  Penyebab sub-budaya atau kebiasaan yang menghubungkan faktor kemiskinan      disebabkan oleh kehidupan sehari-hari yang dipelajari atau dijalankan dalam lingkungannya.
      d.Faktor Agensi
                  Penyebab agensi sosial melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi. Seperti perekonomian dan kas negara yang seharusnya dianggarkan untuk perekonomian, pendidikan, dan kesehatan, akan terserap untuk kebijakan perang tersebut.
      e. Dilihat dari Faktor Struktur
                  Penyebab struktural sering menimbulkan pertanyaan, kenapa ada yang disebut struktur? Ini lebih erat kaitannya dengan struktur sosial, baik dalam masyarakat maupun dalam pekerjaan. Misalnya, seorang pejabat yang sudah memiliki tingkatan lebih tinggi bisa diartikan lebih kaya daripada rakyat yang ada di bawahnya.

3.      Sebutkan dan jelaskan program pemerintah saat ini untuk menaggulangi kemiskinan di Indonesia! (min.5)
      Jawab:
      a). Penanganan masalah kurang gizi dan kekurangan pangan
                  Perbaikan gizi masyarakat dengan kegiatan prioritas: penanggulangan  kurang energi protein,  anemia gizi besi, gangguan akibat kurang yodium, kurang vitamin A, dan zat gizi mikro lainnya pada rumah tangga miskin.
                  Peningkatan ketahanan pangan dengan kegiatan prioritas: penyaluran beras bersubsidi untuk keluarga miskin.
      b). Perluasan kesempatan masyarakat miskin atas pendidikan
                  Penyediaan bantuan operasional sekolah untuk SD, SMP, Pesantren Salafiyah, dan satuan pendidikan non Islam setara SD dan SMP.
      Beasiswa siswa miskin jenjang SMA dan Pengembangan pendidikan untuk dapat membaca.
c). Perluasan kesempatan masyarakat miskin atas kesehatan
                  Pelayanan kesehatan penduduk miskin di Puskesmas,Pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin di kelas III rumah sakit. Peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan dasar terutama di daerah perbatasan, terpencil, tertinggal, dan kepulauan.
d).Perluasan kesempatan berusaha
                  Percepatan pelaksanaan pendaftaran tanah rumah tangga miskin.Penasehat penataan hak kepemilikan dan sertifikasi lahan petani.Penyediaan sarana dan prasarana untuk usaha.Pelatihan ketrampilan untuk menjalankan usaha.Peningkatan pelayanan  koperasi sebagai modal usaha
e). Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM)
                  PNPM Mandiri dilaksanakan melalui harmonisasi dan pengembangan sistem serta mekanisme dan prosedur program, penyediaan pendampingan dan pendanaan stimulan untuk mendorong prakarsa dan inovasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang berkelanjutan.
                  Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk menciptakan/meningkatkan kapasitas masyarakat, baik secara individu maupun berkelompok, dalam memecahkan berbagai persoalan terkait upaya peningkatan kualitas hidup, kemandirian dan kesejahteraannya

Sumber:

Mulyo, Sumedi Andono. 2005. Strategi Nasional Penanggulangan Kemiskinan. Jakarta: Komite Penanggulangan Kemiskinan.

Disusun Oleh:
Nama           : Dewi Septianawati
NPM/Kelas     : 21210913/1EB11


Kamis, 31 Maret 2011

PERANAN SEKTOR PERTANIAN DAN SEKTOR INDUSTRI TERHADAP PEREKONOMIAN DI INDONESIA

PENDAHULUAN
            Indonesia merupakan merupakan Negara kepulauan yang memiliki kekayaan dari sumber daya alam seperti kesuburan tanah,keadaan iklim,hasil hutan,tambang dan hasil laut. Semua kekayaan itu sangat mempengaruhi pertumbuhan industri di suatu Negara,maka diperlukan sumber daya manusia yang memiliki keahlian untuk mengolah bahan mentah dari alam tersebut menjadi sesuatu yang memiliki nilai tinggi. Selain itu diperlukan juga sumber daya modal sebagai penunjang dalam proses pengolahan bahan mentah tersebut.
            Sumber daya manusia memiliki peran dalam pembangunan nasional melalui jumlah dan kualitas penduduk. Dimana jumlah penduduk yang besar merupakan pasar potensial untuk memasarkan hasil-hasil produksi, sementara kualitas penduduk menentukan besarnya produktivitas yang ada.
            Sementara itu, sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah bahan mentah tersebut. Pembentukan modal dan investasi ditujukan untuk menggali dan mengolah kekayaan. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.
            Adapun beberapa sektor yang berperan dalam perekonomian indonesia diantaranya adalah sektor pertanian dan sektor industri,yang penjelasannya secara singkat sebagai berikut.
PEMBAHASAN
Peranan Sektor Pertanian
            Pertanian merupakan sektor primer dalam perekonomian Indonesia. Artinya pertanian merupakan sektor utama yang menyumbang hampir dari setengah perekonomian. Pertanian juga memiliki peran nyata sebagai penghasil devisa negara melalui ekspor. Oleh karena itu perlu diadakannya pembangunan di dalam sektor pertanian sehingga dapat bersaing di pasar dalam negeri maupun di luar negeri.
Kekayaan Indonesia berupa lahan pertanian juga merupakan aset penting untuk agrowisata. Dengan pengolahan yang baik hasil perkebunan ini dan pemeliharaan terhadap kebersihan dan keindahannya, maka nilai agrowisatanya akan memberikan devisa yang cukup tinggi bagi negara.
Terjadinya krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada pertengahan 1997 menunjukkan bahwa sektor pertanian dapat bertahan dari sektor yang dibangga-banggakan pada tahun tersebut yaitu sektor industri. Bahkan sektor pertanian mengalami pertumbuhan sebesar 0,22%. Padahal perekonomian Indonesia pada saat itu mengalami penurunan pertumbuhan sekitar 13,68%.
Pertanian dapat dilihat sebagai suatu yang sangat potensial dalam empat bentuk kontribusinya terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi nasional yaitu sebagai berikut:
a)      Ekspansi dari sektor-sektor ekonomi lainnya sangat tergantung pada pertumbuhan output di bidang pertanian, baik dari sisi permintaan maupun penawaran sebagai sumber bahan baku bagi keperluan produksi di sektor-sektor lain seperti industri manufaktur dan perdagangan.
b)      Pertanian berperan sebagai sumber penting bagi pertumbuhan permintaan domestik bagi produk-produk dari sektor-sektor lainnya.
c)      Sebagai suatu sumber modal untuk investasi di sektor-sektor ekonomi lainnya, dan Sebagai sumber penting bagi surplus perdagangan (sumber devisa).
Peranan Sektor Industri
            Sektor industri merupakan sektor utama dalam perekonomian Indonesia setelah sektor pertanian. Sektor ini sebagai penyumbang terbesar dalam pembentukan PDB Indonesia sampai tahun 1999. Bahkan sejak tahun 1991 peran sektor industri mampu menjadi sektor utama dengan mengalahkan sector pertanian.
             Di Indonesia industry dibagi menjadi empat kelompok, yaitu industry besar , industry sedang, industri kecil dan industri rumah tangga. Pengelompokan ini didasarkan pada banyaknya tenaga kerja yang terlibat didalamnya, tanpa memperhatikan industri yang digunakan.
            Perindustrian di Indonesia telah berkembang pesat.Namun perindustrian yang telah maju tersebut tampaknya malah menjadi malapetaka bagi sektor pertanian. Dengan semakin banyaknya pabrik yang berdiri di setiap daerah bahkan daerah pedesaan telah menggusur lahan-lahan pertanian produktif yang jika tetap digunakan dapat menghasilkan komoditas pertanian yang unggul. Selain itu hujan asam yang timbul akibat adanya pencemaran dari gas-gas beracun yang tersebar di udara oleh pabrik-pabrik tersebut dapat merusak tanaman dan tanah sehingga hasil yang didapat sangat tidak bagus bahkan kurang baik jika dikonsumsi oleh manusia.
KESIMPULAN
            Industri dan pertanian merupakan elemen yang dapat saling melengkapi dan jika diseimbangkan akan mendatangkan devisa yang cukup besar bagi negara. Saat ini Indonesia mengekspor bahan-bahan mentah hasil pertanian untuk diolah di luar negeri. Yang menarik adalah bahan-bahan mentah itu akan diolah diluar negeri untuk kemudian dijual (diimpor) kembali ke Indonesia.
Keseimbangan yang tidak terjaga antara sektor industri dan sektor pertanian, menjadi pemicu menurunnya perekonomian Indonesia. Jika antara pertanian dan industri dapat berjalan beriring tentunya dapat menambah pendapatan negara. Selain itu dapat mengatasi masalah ketenagakerjaan, yaitu dengan mengembangkan industri pertanian. Hasil-hasil pertanian tersebut dapat diolah menjadi bahan baku, sehingga dapat mengurangi impor Indonesia.
Sumber : http://pksyariahimmciputat.blogspot.com/2007/04/reorientasi-gerakan-mahasiswa.html
http://aldorahman.blogspot.com/2010/05/peran-pertanian-dalam-perekonomian.html
http://dwid08.student.ipb.ac.id/2010/06/19/pengembangan-sektor-industri-dan-pertanian-dalam-membangun-perekonomian-indonesia/


Disusun Oleh : 
Nama              : Dewi Septianawati
NPM/Kelas    :21210913/1EB11



Senin, 14 Maret 2011

SUMBER DAYA INSANI SEBAGAI PENUNJANG EKONOMI SYARIAH


Pendahuluan
Ekonomi syariah merupakan ilmu pengatahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah mengenai perekonomian rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai islam, dengan konsep bagi hasil yang bertujuan menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan serta mampu memberikan kesempatan yang seluas-luasnya pada setiap pelaku usaha sebagai anjuran yang memiliki dimensi ibadah berdasarkan al-qur’an dan sunnah.
Pertumbuhan industri syariah beberapa tahun terakhir ini sangat pesat, hal tersebut menunjukkan minat masyarakat tentang ekonomi syariah semakin meningkat. Tentunya pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia berbasis syariah yang memadai, karena SDM syariah yang handal merupakan pondasi yang kuat dalam industri berbasis syariah. Bank Indonesia memprediksi hingga tahun 2011 kebutuhan SDM berbasis syariah  mencapai angka 50 ribu sampai 60 ribu orang. Prediksi tersebut diperkuat dengan semakin bertambahnya “pemain-pemain baru” lembaga keuangan dan perbankan syariah.
Untuk itu diperlukan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak seperti instansi-instansi pendidikan, perbankan di indonesia, termasuk campur tangan dari pemerintah guna mencetak SDM yang kompeten di bidangnya.
Pembahasan
Indonesia memiliki berbagai potensi bagi pertumbuhan keuangan syariah. ini ditandai dengan berdirinya bank muamalat pada tanggal 1 november 1991 yang sampai saat ini kuantitasnya dari tahun ke tahun terus berkembang. Berdasarkan data yang dimiliki BMI pertumbuhan perbankan syariah Indonesia, mencapai 40% setiap tahunnya. Ini merupakan suatu kebanggan karena tingkat pertumbuhannya lebih besar dari tingkat pertumbuhan ekonomi syariah tingkat dunia yang hanya mencapai 35%. (data hingga September 2010).  
Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia tidak terlepas dari beberapa faktor pendorong yang dikelompokkan menjadi faktor eksternal dan faktor internal. Pada faktor eksternal penyebabnya datang dari luar negeri berupa perkembangan ekonomi syariah di negara – negara lain, negara tersebut telah mengembangkan ekonomi syariah setelah timbulnya kesadaran tentang perlunya identitas baru. Sedangkan pada faktor internal, kenyataan bahwa mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam yang menimbulkan kesadaran disebagian cendikiawan dan praktisi ekonomi tentang perlunya suatu ekonomi yang sesuai dengan nilai – nilai Islam.
Perkembangan perbankan syariah yang signifikan ini memang membanggakan, namun berdasarkan pendapat direktur Finance and Operation Bank Muamalat Indonesia (BMI), kendala yang dihadapii indonesia dalam mengembangkan perbankan syariah agar lebih tersosialisasi di masyarakat antara lain masalah keterbatasan instrumen dan produk karena sebagian besar didominasi oleh produk murabahah, indonesia masih belum menerapkan seluruh produk jasa yang ditawarkan bank syariah indonesia dan terdapat berbagai persepsi yang berbeda dalam penerapannya. Dibanding permasalahan di atas, ada satu permasalahan yang lebih kompleks dalam mengimplementasikan perbankan syariah di indonesia yaitu kekawatiaran mengenai jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas dan kesiapan SDM itu sendiri yang masih dipertanyakan
Permasalahan kelangkaan SDM industri keuangan syariah menjadi topik menarik yang harus segera diselesaikan seperti pernyataan sekretaris umum Asosiasi Bank Syariah Indonesia, Bambang Sutrisno menyatakan bahwa perbankan syarian Indonesia saat ini sangat membutuhkan tambahan SDM yang memadahi dan berkualitas.
Kesenjangan kompetnsi ini dikarenakan belum adanya sistem terpadu yang memfokuskan perekrutan, penempatan, pembinaan, maupun pelatihan SDM syariah secara lebih komprehenfis, praktis, dan pragmatis sehingga dapat mempercepat proses pembentukan persiapan dan pengembangan kompetensi syariah agar dapat melaju seiring dengan perkembangan kebutuhan bisnis lembaga keuangan syariah yang bersangkutan. Kesenjangan ini menimbulkan dampak kurangnya SDM profesional dalam industri perbankan syariah itu sendiri. Akibatnya banyak tindakan yang sifatnya paksaan dalam melengkapi posisi SDM yang dibutuhkan di industri perbankan syariah salah satunya pembajakan SDM yang dilakukan antara lembaga keuangan, yaitu orang – orang yang berada dilembaga keuangan konfensional langsung ditarik guna memenuhi posisi SDM yang dibutuhkan diperbankan syariah tanpa ada standard kualifikasi. Sehingga tidak heran jika lembaga – lembaga keuangan dan bank syariah masih banyak yang belum menerapkan konsep syariah 100% meskipun dalam organisasinya ada Dewan Pengawas Syariah.
Seharusnya SDM berbasis syariah yang kompeten harus memiliki 4 landasan filosofi ekonomi syariah yang merupakan paradigma pembeda  dari ekonomi konfensional. Landasan itu antara lain tauhid, keadilan dan keseimbangan, keselarasan, dan tanggung jawab.
Selain 4 landasan filosofi diatas, ada 3 kompetensi yang harus mereka miliki antara lain :
1)     Kompetensi profesionalitas di bidang perbankan termasuk softskill
2)     Kompetensi syariah termasuk didalamnya kajian fiqih muamalah perbankan syariah dan aplikasinya.
3)     Nilai – nilai akhlak dan aqidah islami

Ditambah lagi A.Riawan Amin dalam seminarnya pada HR Summit 2010 menegaskan bahwa Sumber Daya Insani yang dibutuhkan oleh industri syariah adalah SDI yang ber-TASK. Artinya punya Talent (Bakat ), Attitude (Perilaku), Skill (Kemampuan) dan Knowledge (Pengetahuan).

Kesimpulan
          Solusi untuk mengatasi permaslahan diatas antara lain :
1)     Mengintegrasikan ekonomi dan keuangan syariah ke dalam kurikulum sistem pendidikan nasional dari tingkat sekolah menengah sampai jenjang perguruan tinggi.
Sebenernya prakteknya sudah ada tetapi masih sangat minim. Seperti contohnya di beberapa SMA Jawa Barat sudah mulai diajarkan. (cat: mencari daftar SMA dan PT yang sudah belajar ekonomi syariah)
2)     Mengadakan kerjasama yang intensif antara institusi pendidikan dan institusi keuangan syariah seperi bank syariah, asuransi syariah, dan reksadana syariah agar terjadi komunikasi yang efektifantara pelaku industri dan perguruan tinggi tentang apa yang diharapkan atau diperlukan industri dari lulusan program ekonomi dan keuangan syariah.
3)     Sebagai regulator instritusi keuangan Bank Indonesia seharusnya mengeluarkan kebijakan yang mengarahkan institusi – institusi keuangan syariah unruk menyisihkan sebagain keuangannya guna mensponsori lembaga pendidikan yang menawarkan pendidikan ekonomi dan keuangan syariah
4)     Menyusun konsep baru dalam hal pencetakan kader yang cepat, efektif, dan efisien.

http://nitigama.wordpress.com/2010/02/11/prospek-bisnis-asuransi-syariah-takaful/

Tugas 2

INVESTASI SEBAGAI BEKAL MASA DEPAN

PENDAHULUAN
            Setiap manusia pada dasarnya mempunyai suatu kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan dan keinginan tersebut diantaranya digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Namun selain itu setiap individu pun memerlukan investasi guna persiapan pemenuhan kebutuhan pada masa yang akan datang ,karena dengan berinvestasi setiap orang dapat mempertahankan dan memeperluas basis kekayaannya sebagai jaminan sosial.
            Seseorang dapat melakukan investasi dengan berbagai cara seperti menabung,berinvestasi dengan barang berharga seperti emas,surat berharga,kepemilikan saham dan lain-lain.
            Selain itu,pasar modal juga dapat diharapkan mempunyai kemampuan dalam pendanaan bagi perusahaan dan dapat dilihat sebagai alternatif dalam berinvestasi. Adapun dua unsur yang melekat pada setiap modal dan dana yang diinvestasikan yaitu hasil dan resiko yang berkaitan dengan timbal balik yang sebanding. Dimana pada umumnya apabila semakin tinggi resiko maka semakin tinggi pula hasil yang diperoleh,dan sebaliknya apabila semakin kecil resiko maka semakon kecil hasil yang diperolehnya.
            Dari beberapa ulasan diatas secara lebih lanjut pada tulisan ini akan dibahas mengenai Investasi dan Pasar Modal berikut pembagiannya.

PEMBAHASAN
            Investasi adalah suatu komponen dari PDB dengan rumus PDB = C + I + G + (X-M). Fungsi investasi pada aspek tersebut dibagi pada investasi non-residential (seperti pabrik dan mesin) dan investasi residential (rumah baru). Investasi adalah suatu fungsi pendapatan dan tingkat bunga, dilihat dengan kaitannya I= (Y, i). Suatu pertambahan pada pendapatan akan mendorong investasi yang lebih besar, dimana tingkat bunga yang lebih tinggi akan menurunkan minat untuk investasi sebagaimana hal tersebut akan lebih mahal dibandingkan dengan meminjam uang. Walaupun jika suatu perusahaan lain memilih untuk menggunakan dananya sendiri untuk investasi, tingkat bunga menunjukkan suatu biaya kesempatan dari investasi dana tersebut daripada meminjamkan untuk mendapatkan bunga.
Investasi terbagi menjadi dua macam, yaitu investasi dalam negeri dan investasi luar negeri. Rincian dari kedua jenis ivestasi tersebut adalah sebagai berikut:

1.      Investasi dalam negeri.
            Investasi dalam negeri adalah jenis investasi yang dilakukan oleh investor dengan menanamkan modalnya kepada perusahaan-perusahaan yang berada di dalam negeri
2.      Investasi luar negeri.
            Investasi luar negeri adalah jenis investasi yang bermula saat sebuah perusahaan dari satu negara menanamkan modalnya dalam jangka panjang ke sebuah perusahaan yang berada di luar negeri. Dengan cara ini, perusahaan yang ada di negara asal (home country) bisa mengendalikan perusahaan yang ada di negara tujuan investasi (host country) baik sebagian maupun seluruhnya. Caranya adalah dengan membeli perusahaan yang berada di luar negeri yang sudah ada atau menyediakan modal untuk membangun perusahaan baru di sana atau membeli saham sekurang-kurangnya 10%.
            Pada umumnya, investasi luar negeri terkait dengan aset-aset produktif, seperti pembelian dan konstruksi sebuah pabrik, pembelian tanah, peralatan atau bangunan, atau konstruksi paralatan atau bangunan yang baru dilakukan oleh perusahaan asing. Penanaman modal kembali dari pendapatan perusahaan induk dan perusahaan anak atau afiliasinya juga dogolongkan sebagai investasi langsung.
Jenis-jenis investasi yang umum diterapkan oleh masyarakat antara lain:
1.      Tabungan dan deposito
            Memiliki tabungan di bank adalah cara investasi yang paling sederhana, praktis dan mudah, didukung dengan likuiditas dan kemudahan pengambilan sewaktu-waktu, bank juga relatif sangat aman, karena hingga kini simpanan di bank dijamin oleh pemerintah. Bank juga memberikan bunga, besar dari bunga tergantung pada jenis simpanan dengan prinsip semakin besar dan lama orang menyimpan dana di bank umumnya semakin besar pula bunganya. Deposito sendiri mirip dengan tabungan namun dengan jangka waktu tertentu, bunga yang di tawarkan di deposito relatif lebih tinggi dari bunga tabungan, namun bila deposito diambil sebelum jangka waktunya maka akan dikenakan penalti.
2.      Obligasi
            Obligasi adalah surat hutang dengan jangka waktu tertentu,. Obligasi dapat diterbitkan oleh perusahaan, pemerintah ataupun lembaga lainnya. Imbalan dari obligasi adalah modal pokok investasi plus kupon bunga, kupon bunga ini besarnya sudah ditentukan sekian persen dan umumnya lebih tinggi dari suku bunga bank ataupun surat berharga lainya yang dianggap aman, mengingat resiko obligasi yang relatif lebih tinggi. Pembayaran kupon bunga dilakukan secara berkala, misalnya 3 bulan atau 6 bulan atau tahunan. Pembayaran pokok investasi sendiri dilakukan saat obligasi jatuh tempo, yaitu tanggal dimana obligasi habis masa berlakunya
3.      Saham
            Saham merupakan bukti kepemilikan (ekuitas) bukan surat utang,. Membeli saham berarti memiliki sebagian dari perusahaan, artinya juga anda berbagi resiko dengan emiten (penerbit saham). Bila emiten mendapat laba, sebagian akan dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen. Meski tingkat keuntungan bermain saham ini bisa jadi sangat tinggi, tapi resiko penurunan nilai saham juga cukup tinggi.
             Dalam bermain saham, diperlukan pengetahuan yang luas mengenai fundamental saham-saham yang akan dikoleksi, keberanian dalam mengambil keputusan, dan mempunyai dana yang cukup besar utuk bermain dan yang paling penting kesiapan mental dalam melihat harga-harga saham yang naik dan turun dalam waktu yang singkat. Apalagi pada kondisi krisi keuangan global pada saat ini yang juga berimbas pada Bursa Efek Indonesia.
            Untuk bermain saham, Anda harus terdaftar pada salah satu dari banyak perusahaan broker saham yang ada di bursa efek. Umumnya mereka menetapkan setoran awal minimum sejumlah Rp. 50 juta hingga Rp. 100 juta. Namun Anda dapat juga bermain dengan setoran awal yang lebih murah melalui Cyber Trade alias transaksi melalui internet, seperti Indo Premier yang menawarkan setoran awal sejumlah Rp. 20 juta atau Makindo Cyber Trade yang hanya Rp. 10 juta. Biaya transaksi lewat cyber trade umumnya lebih murah daripada order by phone. Di Makindo misalnya, bila transaksi by phone dikenakan fee jual beli sebesar 0.4%/0.3% dengan biaya minimum Rp. 15.000, pada transaksi via internet hanya dikenakan 0.1% saja dengan minimal biaya Rp.25.000
4.      Membuka usaha baru secara mandiri
            Membuka usaha baru juga merupakan bentuk dari investasi. Alasan mengapa orang membuka usaha baru, selain potensi hasil yang tak terhingga juga bisa agar bisa melakukan pekerjaan yang benar-benar disukai, mengembangkan kreativitas individual dan juga mencapai kemandirian finansial. Perlu diingat bahwa resiko membuka usaha baru relatif besar, kerugian usaha bisa sampai pada kebangkrutan yang bisa lebih dari menghabiskan modal,. Selain itu dibutuhkan juga dedikasi waktu, ketrampilan, keseriusan, kesabaran, determinasi dan mungkin juga bakat. Dalam membuka usaha baru, harus diperhatikan permintaan masyarakat terhadap produk yang dijual. Bila produk Anda tidak tepat dan tidak diminati masyarakat, bisa-bisa usaha akan bangkrut.
5.      Membuka usaha baru melalui franchise/waralaba
            Banyak orang yang ingin membuka usaha baru, tapi tak memiliki keahlian yang cukup dalam mengelola suatu bisang usaha. Bila Anda masuk dalam kategori seperti ini, Anda dapat membeli waralaba atau franchise yang saat ini banyak tersedia. Tapi hati-hati, jangan sembarangan memilih franchise, bisa-bisa usaha tersebut bangrut karena salah urus oleh pemegang waralabanya. Dalam membeli waralaba. perhatikan perkembangan usaha tersebut, apakah benar-benar sudah teruji dan diminati oleh masyarakat banyak, periksa juga dengan teliti laporan keuangan perusahaan tersebut, apakah dalam lima tahun terakhir tidak mencetak kerugian, dan yang paling penting adalah business support, atau dukungan terhadap investasi Anda, karena inilah inti dari waralaba. Sejumlah waralaba yang sudah teruji baik antara lain Indomaret Mini Market dan Alfamart Mini Market. Mereka mempunyai konsep, analisis pasar, business support yang sudah matang. Boleh dikatakan Anda tingga tutup mata saja dan mereka menjalankan sepenuhnya atas invsetasi yang Anda tanamkan.
6.      Properti
            Salah satu pilihan yang relatif aman, selama tidak ada resiko gejolak politik maka rumah/tanah tak akan berkurang. Juga potensi hasil investasinya yang berupa nilai jual yang terus meningkat dan hasil dari sewa. Berinvestasi di properti memerlukan jumlah dana relatif besar dan juga komitmen jangka panjang, karena meski nilainya akan terus meningkat, kendala likuiditas yaitu penjualan kembali properti yang tidak mudah dan memakan waktu lama. Dalam memilih property sebagai investasi harus memperhatikan sejumlah aspek, seperti potensi kenaikan harga di masa depan, dan kemungkinan property disewakan kepada pihak lain. Jangan memilih lokasi di daerah “mati”, walau murah tapi susah menjual atau menyewakan kembali.
7.      Logam Mulia
            Pembelian perhiasan seperti emas juga bisa menjadi sarana investasi, selain bisa dijual kembali dengan relatif mudah, harga emas juga terus meningkat dari waktu ke waktu, walaupun harga jualnya lebih rendah ada nilai guna yang telah dipakai. Pembelian emas juga melindungi dari depresiasi mata uang, karena harga emas meningkat seiring dengan inflasi hal ini mirip dengan menyimpan dana dalam bentuk valuta asing, keduanya sama-sama melindungi dari resiko penurunan nilai mata uang. Pembelian atau penjualan saham dapat dilakukan di sejumlah tempat penjualan semacam Aneka Tambang dan Pegadaian, tapi juga dapat dilakukan di toko-toko perhiasan terdekat dengan tempat tinggal Anda. Selisih harga jual dan beli logam mulia berkisar Rp. 5.000 per gramnya. Tapi pada saat-saat krisis seperti sekarang ini, banyak yang menetapkan selisih hingga Rp. 10.000 per gram nya.
8.      Kolektibel
            Investasi dalam bentuk benda-benda koleksi seperti karya seni, meskipun banyak pertimbangan non-ekonomi dalam investasi dibidang ini, namun perlu diingat bahwa nilai untuk barang kolektibel meskipun cenderung naik tapi tak terukur, dan juga kendala likuiditas dimana sulit menjual kembali dan memperkirakan nilai jualnya. Pasar benda-benda seperti ini sangat terbatas dan sebaiknya harus berada dalam komunitas penggemar benda koleksi tersebut. Sehingga lebih mudah menjualnya kembali saat membutuhkan dana.
9.      Pasar Berjangka
            Pasar ini muncul dari timbulnya transaksi forward, yaitu transaksi dilakukan hari ini tetapi pembayaran dan penyerahan komoditas dilakukan di kemudian hari yang telah ditetapkan. Transaksi ini melindungi pembeli dan penjual dari fluktuasi harga yang tidak diharapkan. Perbedaan waktu antara transaksi dengan penyerahan komoditas yang bisa sampai berbulan-bulan dimanfaatkan oleh para spekulan untuk memperdagangkan kontrak forward tersebut. Spekulan ini tidak memproduksi /mengkonsumsi produk tersebut, kontrak diperdagangkan dengan harapan keuntungan dari fluktuasi harga dimasa datang akibat perubahan pasokan. Pasar berjangka ini semula hanya diproduk komoditas, namun kemudian meluas ke pasar modal, pasar uang dan valas.
10.  Reksa Dana
            Bagi seseorang yang ingin investasi di pasar uang atau pasar modal tetapi tidak mempunyai keahlian atau tidak mempunyai waktu dapat berinvestasi di reksa dana. Reksa dana adalah wadah yang menghimpun dana dari para investor untuk kemudian dikelola oleh Manajer Investasi ke berbagai instrumen investasi. Instrumen investasi yang bisa dipilih ada bermacam-macam misalnya obligasi, saham atau campuran antara obligasi dan saham. Selain itu reksa dana berbasis instrumen hutang jangka pendek yang jatuh temponya kurang dari 1 tahun yaitu reksa dana pasar uang. Bermacam-macam jenis reksadana ditawarkan oleh banyak pula pengelola, dengan berbagai variasi instrument investasi yang dimainkan. Untuk lebih detailnya, sebelum memasukan investasi ke reksadana, mintalah dan pelajarilah prospektus reksadana tersebut dengan teliti, sehingga tidak dirugikan di kemudian hari.

            Salah satu investasi yang beresiko tinggi adalah investasi saham/berinvestasi di pasar modal, karena sifat komoditinya yang sangat peka terhadap perubahan yang terjadi baik di dalam negeri maupun di luar negeri,perubahan di bidang politik,ekonomi dan moneter yang berdampak positif berarti naiknya kurs dan brdampak negatif yang berarti turunnya kurs saham.
            Pasar modal pada hakikatnya merupakan pasar yang tidak jauh berbeda dengan pasar tradisional,dimana terdapat penjual dan pembeli serta adanya tawar menawar dalam harga. Pasar modal juga dapat diartikan sebagai wahana yang mempertemukan pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang menyediakan dana sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
            Pasar Modal yaitu sebagai suatu kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek (menurut undang-undang pasar modal no. 8 tahun 1995).


PENUTUP
            Investasi merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan ekonomi dan keuangan yang berkaitan dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang.
            Adapun beberapa jenis investasi yang biasa digunakan oleh masyarakat berupa Tabungan dan deposito, Obligasi, Saham, Membuka usaha baru secara mandiri, Membuka usaha baru melalui franchise/waralaba, Properti, Logam Mulia dan lain-lain. Selain itu ,pasar modal juga dapat digunakan sebagai alternatif berinvestasi . Namun dalam berinvestasi di pasar modal memiliki resiko yang tinggi,karena sifat komoditinya yang sangat peka terhadap perubahan yang terjadi baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

SARAN

1.      Investasi adalah sebuah proses untuk melipatgandakan kekayaan secara perlahan. Maka seiring dengan kemajuan waktu diharapkan dapat menghasilkan keuntungan yang lebih. Tetapi tidak semua investasi dapat mencapai keuntungan,maka haruslah berhati-hati dalam memilih sebuah investasi karena adanya harga yang naik turun ,sehingga menyebabkan kerugian.
2.      Memilih investasi yang menjanjikan ,tidak hanya dengan bentuk menabung saja karena menaruh uang di bank yang terjamin keamanannya belum termasuk investasi karena dapat terjadinya inflasi yang membuat nilai uang tersebut semakin kecil. Sebaiknya berinvestasi berupa barang berharga yang terjamin nilainya terus naik seperti emas,berlian,dan lain-lain. Bagi pemula atau seseorang yang belum berpengalaman dalam berinvestasi sebaiknya menggunakan angka minimal/dari bawah.
3.      Apabila ingin mencapai kesuksesan atau penghasilan yang tinggi maka harus siap pula menaggung resiko yang tinggi seperti menggunakan investasi dengan pasar modal.

            www.erdikha.com
            http://kumpulan.info/uang/investasi/65-investasi/187-pilih-jenis-investasi-yang-tepat.html


Disusun Oleh : Dewi Septianawati (21210913/1EB11)
                        Sri Wahyuni (26210675/1EB11)
                        Maretta Fransiska (24210200/1EB11)

ULASAN TENTANG PEREKONOMIAN LIBERAL DAN PENERAPANNYA DI BEBERAPA NEGARA

Liberal berarti bebas ,dengan kata lain artinya adalah kebebasan. Maka konsep kebijakan dari ekonomi (globalisasi) liberal itu sendiri adalah sistem ekonomi yang bergerak kearah menuju pasar bebas dan sistem ekonomi yang menganut paham perdagangan bebas dalam era globalisasi dengan tujuan menghilangkan kebijakan ekonomi proteksionisme.
          Ekonomi liberal mempunyai beberapa ciri-ciri  antara lain :
  1. Semua sumber produksi adalah milik masyarakat individu.
  2. Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi
  3. Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan pemilik sumber daya produksi dan masyarakat pekerja (buruh)
  4. Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan pasar.

          Paham liberalisme ini ditemukan oleh beberapa tokoh seperti :
  1. Niccolò Machiavelli ,ia berbicara atas nama suatu status yang kuat dibawah seorang pemimpin kuat, yang menggunakan maksud apapun untuk menetapkan posisinya, sedangkan liberalisme adalah suatu ideologi dari kebebasan individu dan aneka pilihan sukarela atau fakultatif]
  2. Desiderius Erasmus , ia berkata bahwa masyarakat Erasmusian melintasi Eropa sampai pada taraf tertentu sebagai jawaban atas pergolakan reformasinya. Ia berhadapan dengan kebebasan berkehendak.

                   Adapun Kelebihan dan Kekurangan Ekonomi Liberal adalah          sebagai berikut:
  1. Keunggulan
ü      Setiap individu bebas memiliki untuk sumber-sumber daya produksi, yang nantinya akan mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian
ü      Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi, karena masyarakat tidak perlu lagi menunggu perintah/komando dari pemerintah.

  1. Kelemahan
ü      Masyarakat yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin
ü      Banyak terjadinya gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu
ü      Banyak terjadinya monopoli masyarakat

Penerapan Ekonomi Liberal di beberapa negara yaitu:

Amerika Serikat
          Paham liiberalisme yang dianut oleh Amerika Serikat,sebenarnya menekankan pada kerja sama serta kolaborasi timbal balik dan usaha individu, bukan dengan membuat ancaman dan pemaksaan untuk pemecahan permasalahan politis baik didalam maupun luar.
          Suatu paham liberal di Amerika itu mungkin seperti institusi dan prosedur politis yang mendorong kebebasan ekonomi, perlindungan yang lemah dari agresi oleh yang kuat, dan kebebasan dari norma-norma sosial bersifat membatasi.
Eropa
          Sebagai aksi dan reaksi penentangan komunisme, Eropa membuat suatu paham yang berterminologi politis (termasuk "sosialisme" dan " demokrasi sosial"). Setelah Eropa mengenal liberalisme yang dianut oleh Amerika Serikat,hal tesebut mendorong pada suatu kebebasan individu tersendiri yang akhirnya memperbaiki keadaan ekonomi mereka tersendiri. Liberalisme di Eropa mempunyai suatu tradisi yang kuat.


PEREKONOMIAN INDONESIA PADA ZAMAN ORDE BARU

Orde Baru merupakan zaman yang telah lama berkuasa di indonesia yaitu kurang lebih selama 32 tahun. Pada masa pemerintahan itu terdapat banyak permasalahan, terutama yang berkaitan dengan masalah perekonomian yang terjadi pada rezim tersebut. Seperti kejadian stabilisasi ,rehabilitasi,inflasi ,dan permasalahan lainnya.
            Pada masa demokrasi terpimpin ini,negara bersama aparat ekonominya mendominasi seluruh kegiatan ekonomi yang berakibat mematikan potensi dan kreasi unit-unit swasta. Sehingga pada permulaan orde baru pemerintah berorientasi untuk berusaha menyelamatkan ekonomi nasional terutama pada usaha pengendalian tingkat inflasi dan penyelamatan keungan negara serta pengamanan kebutuhan rakyat.
Maka dari itu pemerintah menempuh beberapa cara ,antara lain:
  1. Stabilisasi dan Rehabilitasi Ekonomi (Stabilisasi yang berarti mengendaliakan inflasi agar harga barang-barang tidak melonjak secara terus menerus,Sedangkan Rehabilitasi adalah perbaikan secara fisik sarana dan prasarana ekonomi)
  2. Mengadakan kerjasama dengan Negara Lain/ Kerja Sama Luar Negri (Pemerintah mengikuti perundingan dengan Negara-negara kreditor di Tokyo Jepang pada 19-20 September 1966 yang menanggapi baik usaha pemerintah Indonesia bahwa devisa ekspornya akan digunakan untuk pembayaran utang yang selanjutnya akan dipakai untuk mengimpor bahan-bahan baku)
  3. Pembangunan Nasional (Pedoman pembangunan nasional adalah Trilogi Pembangunan dan Delapan Jalur Pemerataan. Inti dari kedua pedoman tersebut adalah kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat dalam suasana politik dan ekonomi yang stabil)

Adapun dari usaha pemerintah tersebut memberikan dampak positif dan negatifnya ,yaitu:
  1. Dampak Negatif  Kebijakan Ekonomi Orde Baru
Ø      Kerusakan serta pencemaran lingkungan hidup dan summer daya alam
Ø      Menimbulkan konglomerasi dan bisnis yang erat dengan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).
Ø      Pembangunan yang dilakukan hasilnya hanya dapat dinikmati oleh sebagian kecil kalangan masyarakat, pembangunan cenderung terpusat dan tidak merata
Ø      Meskipun pertumbuhan ekonomi meningkat tapi secara fundamental pembangunan ekonomi sangat rapuh.

  1. Dampak Positif Kebijakan Ekonomi Orde Baru
Ø      Pertumbuhan ekonomi yang tinggi karena setiap program pembangunan pemerintah terencana dengan baik dan hasilnya pun dapat dilihat secara konkrit
Ø      Indonesia mengubah ststus dari Negara pengimpor beras terbesar menjadi bangsa yang memenuhi kebutuhan beras sendiri (swasembada beras).
Ø      Penurunan angka kemiskinan yang diikuti dengan perbaikan kesejahteraan rakyat