Minggu, 18 November 2012

PENGENALAN MYOB ACCOUNTING



MYOB (Mine Your Own Businesses) Accounting adalah software olah data akuntansi secara terpadu/integrated software yaitu proses pencataan data transaksi akuntansi dilakukan dengan cara meng entry data transaksi melalui media formulir yang terdapat dalam command centre kemudian program myob akan memproses secara otomatis.
Berikut adalah perkembangan tentang Versi MYOB :
1.    MYOB Accounting ; Dapat digunakan oleh perusahaan yang administrasi pembukuannya hanya dilakukan oleh satu orang dan transaksi keuangan perusahaan hanya menggunakan satu jenis mata uang.
2.    MYOB Accounting Plus ; Pada dasarnya sama dengan MYOB Accounting,hanya terdapat penambahan modul Peyroll dan Time Billing.
3.    MYOB Premiere Accounting ; Dapat digunakan oleh perusahaan yang menggunakan lebih dari satu mata uang (Multy Currency) untuk transaksinya,dapat juga digunakan secara Multy User.
4.    MYOB Premiere Accounting Enterprise ; Pada prinsipnya sama dengan MYOB Premiere. Pada Versi ini menggunakan terminal service,sehingga sangat mendukung kecepatan proses jaringan. Dapat digunakan untuk perusahaan yang menggunakan Workstation cukup banyak.

Langkah-langkah penggunaan transaksi myob :
a.    Membuat Data Perusahan
·         Klik tombol Start pada Taskbard
·         Klik All Program,pilih MYOB Accounting
·         Klik create a new company file
·         Klik next,untuk lanjut ke tahap pengisian data perusahaan
·         Setelah selesai diklik next,anda akan mengisi periode akuntansi yang akan digunakan oleh perusahaan.
·         Klik next,untuk menampilkan informasi periode akuntansi sesuai dengan peraturan yang telah dilakukan
·         MYOB akan memproses data perusahaan yang telah anda masukkan
·         Setelah proses selesai akan tampil informasi “Congratulation !” artinya bahwa pembuatan file perusahaan sukses
·         Untuk masuk ke menu utama MYOB,Klik Command Center


b.    Linked Account ; Berfungsi untuk mengotomatisasi system kerja MYOB.
·         Accounts dan banking linked accounts.
1)   Klik menu setup > linked account > accounts and banking accounts
Keterangan:
• Equity account for current earnings = perkiraan modal untuk periode berjalan
• Equity account for retained earnings = perkiraan modal untuk laba ditahan
• Equity account for historical balancing = perkiraan modal untuk selisih pembukuan
• Bank account for electronic payment = akun bank untuk pembayaran elektronik
• Bank account for undeposite funds = akun untuk enampung penerimaan sementara
2)   Ganti nama akun historical balancing menjadi selisih pembukuan. Klik tanda panah :kotak equity account for historical balancing

3)   Pada kotak dialog edit account pilih tab profile. Ketik : selisih pembukuan didalam kolom account nama, lalu klik OK
4)   Berikutnya klik tombol panah kotak electronic clearing account
5)   Tampil kotak dialog select from list, pilih akun bank delta. Lalu use account
6)   Ketik myob menampilkan informasi yang menanyakan apakah anda akan mengubah akun untuk pembayaran elektronik, klik yes
7)   Ulangi langkah no. 5 s/d 7 untuk menggantikan akun underposited funds menjadi kas

8)   Setelah selesai hasil akan tampil, klik OK. Untuk menutup kotak dialog account dan banking linked accounts.
·         Linked sales accounts

1)   Klik menu setup > linked accounts > sales accounts.
a. Asset account for tracking receivables = perkiraan aktiva untuk menampung piutang
b. Bank account for costumer receipts = perkiraan bank untuk perkiraan piutang
c. I charge freigt on sales = perkiraan untuk menampung biaya penjualan
d.I track deposits collected from customers = perkiraan penerimaan uang muka pelanggan
e. I give discounts for late payment = perkiraan untuk menampung potongan penjualan
f. I access charges for late payment = perkiraan untuk denda keterlambatan pembayaran
2)   Klik tombol drop down pada kotak asset account for tracking receivables
3)   Pilih akun piutang usaha lalu klik use account
4)   Setelah itu klik kotak pilihan I track deposits collected from customers
5)   Klik tombol drop down pada kotak liability for customer deposits
6)   Kotak pilihan select from list ditampilkan. Pilih akun pendapatan diterima dimuka, lalu klik tombol use account
7)   Setelah selesai hasilnya akan tampil, lalu kilk OK. Untuk menutup dialog sales linked account.
·         Purchases linked account

1)   Klik setup > link accounts > purchase accounts
2)   Kotak dialog purchase linked accounts ditampilkan
3)   Klik tombol drop down liability account for tracking payables, pilh akun hutang usaha lalu klik tombol use account for tracking payables,,pilih akun hutang usaha lalu klik tombol use account
a. Liability account for tracking payables = perkiraankewajiban untuk hutang
b. Bank account for paying bills = perkiraan untuk pembayaran hutang
c. I can receive atems without a supplier bill = perkiraan untuk pembayaran tanpa tagihan
d.  I pay freight on purchases = perkiraan untuk biaya angkut pembelian
e.  I track deficits paid to suppliers = perkiraan untuk uang muka pembelian
f.  I take discount for early payment = perkiraan untuk potongan pembelian
g.  I pay chargers for late payment = perkiran untuk denda keterlambatan pembayaran
4)   Ulangi langkah no.3 untuk mengubah link akun bank account for paying bills menjadi akun bank sejati
5)   Setelah selesai hasilnya akan tampil,lalu klik Ok. Untuk menutup kotak dialog purchase linked account.
·         Payrooll Linked Account

1)   Klik setup > payroll accounting
2)   Kotak dialog payroll linked account ditampilkan
a. bank account for cash payments = perkiraan bank untuk pembayaran secara tunai
b. Bank account for cheque payments = perkiraan bank untuk pembayaran menggunakan cek.
c. Bank account for electronic payment = perkiraan untuk pembayaran elektronik.
d. Default employes expense account = perkiraan untuk beban gaji lainnya.
e. Default wages expense account = perkiraan untuk pembebanan gaji
f. Default tax / deducation payable account = perkiraan untuk pajak penghasilan.
3)   Sama pada langkah-langkah sebelumnya. Ganti akun-akun tersebut seperti:
• Bank account for cash payments kas
• Bank account for cheque payments bank delta.
4)   Klik OK.

c.   Daftar relasi dan produk.
Daftar relasi atau card file merupakan kumpulan data yang berisi seperti data-data customer ( pelanggan ), supplier ( pemasok ), employee ( karyawan ) dan personal (individu ).
·         Membuat daftar customer
1) Klik modul card file, cards list.
2) Pilih tab customer, klik new untuk membuat data customer baru.
3) Di dalam jendela card infortion tab profile, isi data customer.
4) Klik tab selling detains untuk mengisi detail penjualan.
5) Ulangi langkah 2 s/d 4 untuk memasukkan data customer.

·         Membuat daftar supplier
1) Klik card list, pilih tab supplier, klik new.
2) Didalam tab profile, input data supplier
3) Klik tab buying details untuk mengisi detail pembelian
4) Ulangi langkah no. 1 s/d 3 untuk mendaftarkan supplier lain


Minggu, 04 November 2012

APPLICATION LAYER

Pada tahun 1977 ISO (International Organization for Standarization) menetapkan OSI (Open Standard Interconnection) sebagai standar bagi komunikasi data, OSI adalah sebuah standar baku dan ia hanyalah sebuah model rujukan.
OSI model dibuat dengan tujuan agar komunikasi data dapat berjalan melalui langkah-langkah yang jelas,langkah-langkahini biasa disebut dengan nama “layer” dan Model OSI terdiri dari tujuh layer dengan pembagian tugas yang jelas, yaitu :
Tanggung jawab setiap layer adalah menyediakan servis bagi layer diatasnya, layer yang berada diatas tidak perlu tahu tentang bagaimana data bisa sampai kesana atau apapun yang terjadi di layer di bawahnya. Dalam makalah ini hanya akan menjelaskan pembahasan tentang salah satu dari ketujuh aplikasi tersebut yaitu Application Layer.
  1. PENGERTIAN APPLICATION LAYER
Aplication Layer merupakan Layer paling tinggi dari model OSI dan seluruh layer dibawahnya bekerja untuk layerini, serta bertugas mengatur komunikasi antar aplikasi.
Application layer adalah lapisan yang menyediakan interface antara aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dan jaringan yang mendasarinya di mana pesan akan dikirim. Protokol Application Layer digunakan untuk pertukaran data antara program yang berjalan pada source dan host tujuan.
Ada banyak protokol Application Layer dan protokol terus dikembangkan. Application layer berada pada ujung protocol stack TCP/IP. Application layer pada TCP/IP adalah kumpulan dari beberapa komponen software yang mengirim dan menerima informasi dari port TCP dan UDP.
Beberapa komponen pada application layer hanya sebagai alat untuk pengumpul informasi konfigurasi network dan beberapa lainnya boleh jadi adalah sebuah user interface atau Application Program Interface (API) yang mendukung desktop operating environment.
  1. OSI dan TCP/IP Model
Fungsi yang terkait dengan protokol Application Layer jaringan memungkinkan manusia untuk antarmuka dengan jaringan data yang mendasarinya. Ketika kita membuka web browser atau jendela instant messaging (IM), aplikasi dimulai, dan program ini dimasukkan ke dalam perangkat memori di mana ia dieksekusi.
Setiap program yang dieksekusi dimuat pada perangkat yang disebut sebagai suatu proses. Dalam Application Layer, ada dua bentuk program perangkat lunak atau proses yang menyediakan akses ke jaringan: aplikasi dan layanan.
Application Layer menggunakan protokol yang diimplementasikan dalam aplikasi dan layanan. Sedangkan aplikasi menyediakan orang dengan cara untuk membuat pesan dan layanan application layer membentuk sebuah antarmuka untuk jaringan, protokol menyediakan aturan dan format yang mengatur bagaimana data diperlakukan. Ketiga komponen dapat digunakan oleh program executable tunggal dan bahkan dapat menggunakan nama yang sama. Misalnya, ketika membahas "Telnet" kita bisa mengacu pada aplikasi, layanan, atau protokol.
Dalam model OSI, aplikasi yang berinteraksi langsung dengan orang dianggap berada di atas tumpukan, seperti masyarakat sendiri. Seperti semua lapisan dalam model OSI, Application Layer bergantung pada fungsi dari lapisan bawah untuk menyelesaikan proses komunikasi.
Dalam Application Layer, protokol menentukan pesan apa yang dipertukarkan antara host sumber dan tujuan, sintaks dari perintah kontrol, jenis dan format data yang dikirim, dan metode yang sesuai untuk pemberitahuan kesalahan dan pemulihan.

Protokol Application Layer digunakan oleh kedua perangkat sumber dan tujuan selama sesi komunikasi. Agar komunikasi berhasil, protokol Application Layer diimplementasikan pada host sumber dan tujuan harus cocok. Protokol menentukan bagaimana data di dalam pesan sudah terstruktur dan jenis pesan yang dikirim antara sumber dan tujuan.
Pesan-pesan ini dapat permintaan untuk layanan, pengakuan, pesan data, pesan status, atau pesan kesalahan. Protokol juga mendefinisikan dialog pesan, memastikan bahwa pesan yang dikirimkan adalah dipenuhi oleh respon yang diharapkan dan jasa yang benar dipanggil ketika terjadi transfer data.
Aplikasi dan layanan juga dapat menggunakan beberapa protokol dalam perjalanan percakapan tunggal. Salah satu protokol mungkin menetapkan bagaimana untuk melakukan sambungan jaringan dan lain menggambarkan proses untuk transfer data bila pesan dilewatkan ke lapisan berikutnya yang lebih rendah.
  1. The Client/Server model
Dalam klien / server model, perangkat yang meminta informasi disebut klien dan perangkat menanggapi permintaan disebut server. Client dan server proses berada dalam Application Layer. Klien mulai pertukaran dengan meminta data dari server, yang merespon dengan mengirimkan satu atau lebih aliran data ke klien. Protokol Application Layer menggambarkan format dari permintaan dan respon antara klien dan server.
Selain transfer data aktual, pertukaran ini juga mungkin membutuhkan informasi kontrol, seperti otentikasi pengguna dan ditransfer.
Salah satu contoh klien / server jaringan adalah lingkungan perusahaan dimana karyawan menggunakan sebuah perusahaan e-mail server untuk mengirim, menerima dan menyimpan e-mail. Klien e-mail pada isu-isu karyawan komputer permintaan ke server e-mail untuk setiap mail yang belum dibaca. Server merespon dengan mengirim e-mail yang meminta kepada klien. Meskipun data biasanya digambarkan sebagai mengalir dari server ke client, beberapa data selalu mengalir dari client ke server.
Aliran data dapat sama di kedua arah, atau bahkan mungkin lebih besar pada arah pergi dari klien ke server. Sebagai contoh, klien dapat mentransfer file ke server untuk tujuan penyimpanan . Transfer data dari client ke server disebut sebagai meng-upload dan data dari server ke klien sebagai download
Dalam konteks jaringan umum, setiap perangkat yang menanggapi permintaan dari aplikasi client berfungsi sebagai server. Sebuah server biasanya merupakan komputer yang berisi informasi untuk dibagikan dengan sistem klien banyak.
Misalnya, halaman web, dokumen, database, gambar, video, dan file audio semua dapat disimpan pada server dan dikirimkan ke meminta klien. Dalam kasus lain, seperti printer jaringan, print server memberikan permintaan klien cetak ke printer tertentu. Selain itu, server biasanya memiliki beberapa klien meminta informasi pada saat yang sama.
Sebagai contoh, server Telnet mungkin memiliki banyak klien yang meminta koneksi untuk itu. Permintaan ini klien harus ditangani secara bersamaan dan secara terpisah untuk jaringan untuk berhasil. Proses Application Layer dan layanan yang mengandalkan dukungan dari fungsi lapisan bawah untuk berhasil mengelola beberapa percakapan.
  1. The Peer-to-Peer Model
Selain client / server model untuk jaringan, ada juga model peer-to-peer. Peer-to-peer jaringan melibatkan dua bentuk yang berbeda: desain peer-to-peer jaringan dan aplikasi peer-to-peer (P2P). Kedua bentuk memiliki fitur yang sama tetapi dalam praktik kerja yang sangat berbeda.
Dalam sebuah jaringan peer-to-peer, dua atau lebih komputer yang terhubung melalui jaringan dan dapat berbagi sumber daya (seperti printer dan file) tanpa harus memiliki dedicated server. Setiap perangkat dihubungkan akhir (dikenal sebagai peer) dapat berfungsi baik sebagai server atau klien. Satu komputer bisa berperan sebagai server untuk satu transaksi sekaligus berfungsi sebagai klien bagi orang lain. Peran klien dan server ditetapkan pada basis per permintaan.
Sebuah jaringan rumah sederhana dengan dua komputer yang terhubung berbagi printer adalah contoh dari suatu jaringan peer-to-peer. Setiap orang dapat mengatur komputer nya untuk berbagi file, memungkinkan game jaringan, atau berbagi koneksi Internet. Contoh lain dari fungsionalitas jaringan peer-to-peer adalah dua komputer yang terhubung ke jaringan besar yang menggunakan aplikasi software untuk berbagi sumber daya antara satu sama lain melalui jaringan.
Sebuah aplikasi peer-to-peer (P2P), tidak seperti jaringan peer-to-peer, memungkinkan sebuah perangkat untuk bertindak sebagai klien dan server dalam komunikasi yang sama. Dalam model ini, setiap client adalah server dan setiap server klien. Keduanya dapat memulai komunikasi dan dianggap setara dalam proses komunikasi .
Namun, peer-to-peer aplikasi mengharuskan setiap perangkat akhir menyediakan antarmuka pengguna dan menjalankan layanan latar belakang. Ketika Anda meluncurkan spesifik aplikasi peer-to-peer itu memanggil antarmuka pengguna jasa yang dibutuhkan dan latar belakang. Setelah itu perangkat dapat berkomunikasi secara langsung.
Beberapa aplikasi P2P menggunakan sistem hibrida dimana pembagian sumber daya yang terdesentralisasi tetapi indeks yang menunjukkan lokasi sumber disimpan dalam direktori terpusat. Dalam sistem hibrida, setiap peer mengakses server indeks untuk mendapatkan lokasi sumber daya yang tersimpan pada rekan lain. Server indeks juga dapat membantu menghubungkan dua teman sebaya, tapi begitu terhubung, komunikasi terjadi antara dua peer tanpa komunikasi tambahan ke server indeks.

Gambar Aplikasi Peer to Peer
  1. Protocol Dalam Aplication Layer
    • DNS Protocol
Dalam jaringan data, peralatan diberi label dengan alamat IP numerik, sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam mengirim dan menerima pesan melalui jaringan. Namun, kebanyakan orang sulit mengingat alamat numerik.
Oleh karena itu, nama domain diciptakan untuk mengkonversi alamat numerik menjadi nama, sederhana dikenali. Di internet nama domain ini, seperti www.cisco.com, jauh lebih mudah bagi orang untuk diingat daripada 198.133.219.25, yang adalah alamat numerik sebenarnya untuk server ini. Juga, jika Cisco memutuskan untuk mengubah alamat numerik, adalah transparan kepada pengguna, karena nama domain akan tetap www.cisco.com.
Alamat baru hanya akan dihubungkan ke nama domain yang ada dan konektivitas dipertahankan. Ketika jaringan masih kecil, itu adalah tugas sederhana untuk menjaga pemetaan antara nama domain dan alamat mereka mewakili. Namun, karena jaringan mulai tumbuh dan jumlah perangkat meningkat, ini sistem manual menjadi tidak bisa dijalankan.
Domain Name System (DNS) adalah diciptakan untuk nama domain untuk alamat resolusi jaringan ini. DNS didistribusikan menggunakan satu set server untuk menyelesaikan nama-nama yang terkait dengan alamat nomor.
Protokol DNS mendefinisikan sebuah layanan otomatis yang cocok dengan nama sumber daya dengan alamat jaringan yang dibutuhkan numerik. Hal ini termasuk format untuk pertanyaan, tanggapan, dan format data. Komunikasi protokol DNS menggunakan format tunggal yang disebut pesan. Format pesan ini digunakan untuk semua jenis permintaan klien dan respon server, pesan kesalahan, dan transfer informasi sumber daya catatan antara server.
Sistem operasi komputer juga memiliki utilitas yang disebut nslookup yang memungkinkan pengguna untuk secara manual query server nama untuk menyelesaikan nama host yang diberikan.
Utilitas ini juga dapat digunakan untuk memecahkan masalah resolusi nama dan untuk memastikan status saat ini dari server nama.
  • HTTP Protocol
Ketika sebuah alamat web (atau URL) yang diketik ke dalam web browser, web browser melakukan koneksi ke web service yang berjalan pada server menggunakan protokol HTTP. URL (atau Uniform Resource Locator) dan URI (Uniform Resource Identifier) adalah nama kebanyakan orang mengasosiasikan dengan alamat web. Web browser adalah aplikasi klien komputer kita gunakan untuk terhubung ke World Wide Web dan sumber daya akses disimpan pada server web.
Sebagaimana dengan proses server yang paling, web server berjalan sebagai sebuah layanan latar belakang dan membuat berbagai jenis file yang tersedia.
Browser dapat menafsirkan dan menyajikan berbagai jenis data, seperti teks biasa atau Hypertext Markup Language (HTML, bahasa di mana halaman web dibangun).
Data jenis lain, bagaimanapun, mungkin memerlukan layanan lain atau program, biasanya disebut sebagai plug-in atau add-ons. Untuk membantu browser menentukan jenis file itu adalah menerima, server menentukan jenis data yang berisi file. Hypertext Transfer Protocol (HTTP), salah satu protokol dalam suite TCP / IP, pada awalnya dikembangkan untuk mempublikasikan dan mengambil halaman HTML dan sekarang digunakan terdistribusi, sistem informasi kolaboratif.
HTTP digunakan di World Wide Web untuk transfer data dan merupakan salah satu protokol aplikasi yang paling sering digunakan. GET permintaan klien untuk data. Sebuah web browser mengirimkan pesan GET untuk meminta halaman dari server web.
Seperti ditunjukkan dalam gambar, setelah server menerima permintaan GET, akan meresponnya dengan baris status, seperti HTTP/1.1 200 OK, dan pesan sendiri, tubuh yang mungkin merupakan file yang diminta, pesan kesalahan, atau beberapa informasi lainnya.
POST dan PUT digunakan untuk mengirim pesan yang meng-upload data ke web server. Sebagai contoh, ketika pengguna memasukkan data ke dalam bentuk tertanam dalam suatu halaman web, POST meliputi data dalam pesan yang dikirim ke server.
  • SMTP /POP Protocol
E-mail, layanan jaringan yang paling populer, telah merevolusi cara orang berkomunikasi melalui kesederhanaan dan kecepatan. Namun untuk dijalankan pada komputer atau perangkat ujung yang lain, e-mail memerlukan beberapa aplikasi dan layanan.
Dua contoh aplikasi protokol lapisan adalah Post Office Protocol (POP) dan Simple Mail Transfer Protocol (SMTP). Ketika orang menulis pesan e-mail, mereka biasanya menggunakan aplikasi yang disebut Mail User Agent (MUA), atau klien e-mail.
The MUA memungkinkan pesan yang akan dikirim dan tempat-tempat pesan yang diterima ke kotak surat klien, yang keduanya adalah proses yang berbeda. Untuk menerima pesan e-mail dari server e-mail, klien e-mail dapat menggunakan POP. Mengirim e-mail baik dari klien atau server menggunakan format.
Pesan dan string perintah yang didefinisikan oleh protokol SMTP. Biasanya klien e-mail menyediakan fungsionalitas dari kedua protokol dalam satu aplikasi.
E-mail Server Proses-MTA dan MDA Server e-mail mengoperasikan dua proses terpisah, yaitu:
  • Mail Transfer Agent (MTA)
  • Mail Delivery Agent (MDA)
Mail Transfer Agent (MTA) proses digunakan untuk meneruskan e-mail. Seperti ditunjukkan dalam gambar, MTA menerima pesan dari MUA atau dari MTA lain pada server lainnya e-mail. Berdasarkan header pesan, ini akan menentukan bagaimana pesan harus diteruskan untuk mencapai tujuannya.
ika surat ditujukan kepada pengguna yang mailbox pada server lokal, surat akan diteruskan ke MDA. Jika surat tersebut adalah untuk pengguna bukan pada server lokal, rute MTA e-mail ke MTA pada server yang tepat.
  • FTP (File Transfer Protocol)
File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol lain Application Layer umum digunakan. FTP dikembangkan untuk memungkinkan untuk transfer file antara klien dan server. Sebuah klien FTP adalah sebuah aplikasi yang berjalan pada komputer yang digunakan untuk mendorong dan menarik file dari dari server yang menjalankan daemon FTP (ftpd).
Untuk berhasil mentransfer file, FTP membutuhkan dua koneksi antara klien dan server: satu untuk perintah dan jawaban, yang lain untuk transfer file yang sebenarnya. Klien menetapkan koneksi pertama ke server pada port TCP 21. Koneksi ini digunakan untuk lalu lintas, yang terdiri dari perintah client dan server balasan.
lien menetapkan kedua sambungan ke server melalui port TCP 20. Koneksi ini adalah untuk transfer file aktual dan dibuat setiap kali ada file yang ditransfer. Transfer file dapat terjadi dalam arah baik. Klien dapat men-download (tarik) file dari server atau client dapat meng-upload (push) file ke server.
  • DCHP Protocol
Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) layanan memungkinkan perangkat pada jaringan untuk memperoleh alamat IP dan informasi lainnya dari server DHCP. Layanan ini secara otomatis penugasan alamat IP, subnet mask, gateway dan lain parameter jaringan IP. DHCP memungkinkan sebuah host untuk mendapatkan alamat IP secara dinamis ketika terhubung ke jaringan.
Server DHCP dihubungi dan alamat diminta. Server DHCP memilih alamat dari berbagai dikonfigurasi alamat. Pada jaringan lokal yang lebih besar, atau di mana perubahan populasi pengguna sering, DHCP lebih disukai. Pengguna baru mungkin datang dengan laptop dan memerlukan suatu koneksi
Orang lain telah workstation baru yang perlu dihubungkan. Daripada memiliki administrator jaringan memberikan alamat IP untuk setiap workstation, lebih efisien untuk memiliki alamat IP yang ditetapkan secara otomatis menggunakan DHCP. Alamat DHCP didistribusikan tidak secara permanen ditugaskan untuk host tetapi hanya disewa untuk jangka waktu tertentu.
DHCP bisa menimbulkan risiko keamanan karena setiap alat yang terhubung ke jaringan dapat menerima alamat. Risiko ini membuat keamanan fisik merupakan faktor penting ketika menentukan apakah akan menggunakan alamat dinamis atau manual. Tanpa DHCP, pengguna harus secara manual memasukkan alamat IP, subnet mask dan pengaturan jaringan lain untuk bergabung dengan jaringan.
  • Telnet Protocol

Setelah jaringan yang tersedia, orang membutuhkan cara akses jarak jauh ke sistem komputer dengan cara yang sama yang mereka lakukan dengan terminal langsung terpasang. Telnet dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan itu. Telnet tanggal kembali ke awal 1970-an dan merupakan salah satu yang tertua dari protokol Application Layer dan layanan di TCP / IP suite.
Telnet menyediakan metode standar meniru perangkat terminal berbasis teks melalui jaringan data. Kedua protokol itu sendiri dan perangkat lunak client yang mengimplementasikan protokol yang sering disebut sebagai Telnet. oneksi menggunakan Telnet disebut Virtual Terminal (vty) sesi, atau koneksi. Alih-alih menggunakan perangkat fisik untuk terhubung ke server, Telnet menggunakan perangkat lunak untuk membuat perangkat virtual yang menyediakan fitur yang sama dari sesi terminal dengan akses ke server antarmuka baris perintah (CLI).
Telnet adalah klien / server dan protokol ini menetapkan bagaimana sesi vty didirikan dan diberhentikan. Hal ini juga menyediakan sintaks dan urutan perintah yang digunakan untuk memulai sesi Telnet, serta perintah kontrol yang dapat ditempatkan selama sesi. Setiap perintah Telnet terdiri dari setidaknya dua byte. Byte pertama adalah karakter khusus yang disebut Tafsirkan sebagai Command (IAC) karakter. Seperti namanya, IAC mendefinisikan byte berikutnya sebagai perintah daripada teks.















DAFTAR PUSTAKA

http://reza_chan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/26193/Application++Layer-Minggu+9.pdf
Modul Lab Jaringan Komputer Dasar Gunadarma
Modul CISCO CCNA versi 4 Chapter 3
bayoe.staff.uns.ac.id/files/2009/03/6-modul-pengantar-internet.pdf

WARISAN NENEK MOYANG TANAH AIR

Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman suku ,budaya, bahasa, agama dan adat istiadat. Dalam sejarahnya semua itu terbentuk dari kesatuan masyarakat yang tinggal di berbagai daerah terpisah dan menaati atau mempertahankan ajaran dari nenek moyang terdahulu sebagai acuan dalam kehidupan sehari-hari.
Banyak sekali bukti-bukti sejarah dan peninggalan manusia pada zaman dahulu. Mulai dari peralatan, bangunan, ukiran dan lukisan, benda pusaka, perabotan, kebudayaan atau tradisi,penggunaan teknologi tradisional,dan sebagainya.
Pada zaman sekarang tidak banyak masyarakat yang masih melestarikan itu semua,karena pengaruh yang besar dari barat yang semakin maju dari gaya hidup, pergaulan, teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan.
Tidak dapat dipungkiri pengaruh seperti ini memberikan dampak yang negatif maupun positif kedepannya tergantung pandangan kita sebagai masyarakat yang memberikan nilai antara kesesuaian dengan berbagai situasi kondisi yang memungkinkan akan mmberikan kontribusi terbaik untuk selanjutnya terutama pada kalangan muda sebagai generasi penerus bangsa.
Adapun sebagian kecil yang masih sangat erat dalam kehidupan memegang teguh kepercayaan dari nenek moyangnya termasuk mempercayai berbagai pantangan dan mitos serta cara hidup yang masih sangat tradisionil atau primitif akan sangat sulit menerima berbagai argumen kemajuan zaman sampai saat ini karena mereka tinggal di daerah terpencil dan masih sangat menyatu dengan alam.
Pada dasarnya keduanya tidak terlalu baik dan tidak terlalu buruk berdasarkan layaknya suatu kehidupan dari peninggalan nenek moyang zaman dulu dan berbagai pengaruh kebudayaan barat. Semuanya kembali pada argumen masyarakat itu sendiri yang bisa menyeimbangkan antara keduanya dengan prinsip mengambil jalan tengah berada pada posisi keduanya.



ANALISIS SWOT PADA PT. PERTAMINA (Persero)

Analisis SWOT merupakan cara yang sistematis didalam melakukan analisis terhadap wujud ancaman dan kesempatan agar dapat membedakan keadaan lingkungan yang akan datang sehingga dapat ditemukan masalah yang ada.
Dari analisis swot, perusahaan dapat menentukan strategi efektif yang sejauh mungkin memanfaatkan kesempatan yang berlandaskan pada kekuatan yang dimiliki perusahaan, mengatasi ancaman yang datang dari luar, serta mengatasi kelemahan yang ada.

Klasifikasi Analisis
A. Strength :
  1. Penjualan produk relatif mudah, karena brand/merk Pertamina sangat kuat dan menguasai pangsa pasar LPG. 
  2. Perusahaan merupakan pelopor jenis usaha jasa yakni LPG Pertamina.
  3. Salesman Perusahaan dapat diandalkan dan sudah teruji selama 5 tahun.
  4. Kualitas pelayanan kepada pelanggan memuaskan.
  5. Dikelola secara profesional, menghindari benturan kepentingan, tidak menoleransi suap, menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas seta berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik.
B. Weakness :
  1. Ketergantungan pasokan pada satu pemasok, sehingga apabila terjadi keterlambatan pasokan produk akan mengganggu operasional perusahaan.
  2. Pada saat Perusahaan mulai berkembang mengalami kekurangan modal kerja, sehingga tidak dapat melaksanakan sistem Iron Stock (Persediaan Minimum).
  3. Hasil produksi mengakibatkan limbah yang sangat merugikan bagi masyarakat sekitar.
  4. Masih minimnya alat-alat produksi sehingga hasil bahan mentah masih harus diolah kembali ke luar negeri untuk menjadi minyak matang. 
  5. Masih banyak SDM yang belum terampil sehingga harus dilatih agar bisa mengolah sendiri
C. Opportunity :
  1. Peluang untuk menaikkan strata keagenan menjadi Agen LPG Pertamina.
  2. Peluang untuk menjadi Agen LPG Pertamina kemasan 3 kg yang baru saja di-launching Pertamina sebagai produk konversi pengganti Minyak Tanah.
  3. Peluang untuk berkompetisi dalam skala regional maupun internasional, mendorong pertumbuhan melalui investasi, membangun budaya sadar biaya dan menghargai kinerja.
  4. Jaringan ratusan outlet pelanggan dapat dieksplorasi untuk menjual produk selain LPG Pertamina.
  5. Saat ini perusahaan bidang jasa mendapat prioritas kucuran Kredit Modal Kerja dari Perbankan Indonesia.
D. Threat :
  1. Persaingan yang tajam di antara sesama Sub Agen LPG Pertamina.
  2. Pencabutan ijin Sub Agen LPG Pertamina apabila melakukan pelangaran peraturan-peraturan keagenan.
  3. PT Pertamina sepakat untuk mengakiri kerjasama dengan Mitsui & Co., Ltd. Mitsui dalam Proyek RFCC di Refinery Unit IV Pertamina.
  4. Sudah banyak pendirian perusahan minyak berasal dari perusahaan asing di Indonesia seperti Shell dan Petronas.
  5. Persaingan dalam pemasaran dengan perusahaan asing untuk menjaring konsumen sebanyak-banyaknya.
Gambar Analisis







Bagan Organisasi pada PT. Pertamina


Biodata
  1. Name: Karen Agustiawan
Place & Date of Birth: Bandung, October 19 1958
Position: President & CEO PT PERTAMINA (PERSERO)
Education Background : Bachelor of Engineering Physics, Institut Teknologi Bandung (ITB)
Career :
  • Indonesia Mobil Oil (1984-1988)
  • USA Mobil Oil Dallas (1989 -1992)
  • back to USA Mobil Oil (1992-1998)
  • Join to CGG Petrosystems in Indonesia as application product manager G&G & data manajemen (1998)
  • Join to Landmark Concurrent Solusi Indonesia (1998-2002)
  • Join to Halliburton Indonesia as Commercial Manager for Consulting and Project Management (2002-2006)
  • Expert Staff Director of Pertamina's upstream sector (2006-2008)
  • Pertamina upstream director (2008-2010)
  • Pertamina General Director tmt. 19 Februari 2010.
  1. Name: Djaelani Sutomo
Place & Date of Birth: Pasuruan, June 6 1956
Position: Director of Marketing and Trading PT PERTAMINA (PERSERO)
Education Background : Mechanical Engineering
Career :
  • Fuel Ship Manager (2001)
  • Market PGM Manager (2001)
  • GM of Lubricant Industry (2003)
  • Head Division Fuel Oil (2006)
  • Head Division Fuel of Marketing (2007)
  • Vice President of Fuel Oil Retail Marketing (2007)
  • CEO of PT PERTAMINA TONGKANG (2008 - 2010)
  1. Name: Edi Setianto
Place & Date of Birth: Magelang, September 7 1953
Position : Director of Refining
Education Background : Industrial Engineering
Karir:
  • Senior Vice President Pengolahan (2005-2006)
  • Senior Vice President Operasi Pengolahan (2007-2008)
  • Expert Assistant to SVP Refining (2008-2009)
  1. Name: Waluyo
Place & Date of Birth: Klaten, December 16 1956
Position : Director of General Affair PT PERTAMINA (PERSERO)
Education Background :
  • Trisakti University Bachelor of Mechanical Engineering - Jakarta
  • Master of Management School of Management Prasetiya Mulya, Jakarta
Careers :
  • Staf, Maintenance Engineering, & Gas Operations Manager (1975-1996)
  • Project Control & Busines Manager (1998-1999)
  • Production Downstream Asset Manager (1999), Senior Manager of HSE (1999-2002)
  • Deputi Vice President of HR & Administration (2002-2003),
  • Vice President Business Ethics & Assurance (2003-2004)
  • Deputy for Prevention of Corruption Eradication Commission (2004-2007)
  • General Director & HR Pertamina (2008-2010)
  • General Director of Pertamina tmt. 19 Februari 2010.
  1. Name: M. Afdal Bahaudin
Place & Date of Birth: Jakarta, November 14 1955
Position : Director of Financial PT PERTAMINA (PERSERO
Education Background :
  • Master in Business Administration, University of Illionis at Urbana Champaign, USA
Carerr:
  • Project Manager SAP R/3 Implementation Project in Pertamina
  • Risk Management & Asuransi Head Division, Finance Dept.
  • Pertamina Finance Operation Director Deputy
  • TUGU Director President
  • Pertamina Finance Director tmt. 19 February
  1. Name: Rukmi Hadihartini
Place & Date of Birth: Jember, March 29 1953
Position : Director of Human Resource PT PERTAMINA (PERSERO)
Education Background :
  • Chemical Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS)
  • Magister Management, Sekolah Tinggi Manajemen LABORA, Jakarta
Career:
  • Engineer of UP III Plaju (1980-1984)
  • Design Engineer Offsite Plaju (1984-1988)
  • Staf Technology Rersearch & Development (1988)
  • Head Planning and Scheduling, Refinery Development Functions - Processing Directorate (1988-1990)
  • Head of Planning Development Function Cost Refinery - Processing Directorate (1990 - 1993)
  • Head of Cost Engineering, Engineering Central Functions - Processing Directorate (1993-2001)
  • Manager System, Method and Productivity - Development & Human Resources Directorate (2001-2005)
  • Manager Organizational Development, Division of OSM - General & HR Directorate (2005-2006)
  • Head Divison of HR (2006)
  • Deputy Director of HR & Organizational Development (2006-2008)
  • Director of Processing (2008-2010), Director of Human Resources TMT. February 19, 2010
  1. Name: Ferederick ST Siahaan
Place & Date of Birth: Pematang Siantar, November 10 1967
Position : Director of Investment Planning and Risk Management PT PERTAMINA (PERSERO)
Education Background :
  • Majoring in mechanical engineering, Institut Teknologi Bandung
  • Master in Business Management, Asian Institute of Management, Manila Philipina
Career:
  • Project Engineer, Unocal Indonesia
  • VP Investment Banking, PT. Sigma Batara (1995-2000)
  • Associate Directur PT. Dinamika Usaha Jaya (2000-2001)
  • Managing Directur Investment Banking, Indo Premier Securities (2002-2006)
  • Director of Financial Pertamina (2006-2010)
  • Director of Investment Planning and Risk Management Pertamina tmt. 19 February 2010
KESIMPULAN
Analisis SWOT pada PT. Pertamina merupakan identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk memutuskan strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weaknesses) dan ancaman (Threats).
Dari hasil analisis tersebut secara garis besar PT.Pertamina memiliki kekuatan sekitar 43% ,dan kelemahannya sekitar 17%. Sedangkan dari segi peluang diperkirakan mencapai 85% ,dengan ancaman sekitar 15%.
Sumber:
www.pertamina.com
Rangkuty, Freddy, 1998, Analisis Swot Teknik Membedah Kasus Bisnis, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama


Contoh Kasus Fungsi Manajemen Pada PT.Telkom


PT Telekomunikasi Indonesia atau lebih dikenal dengan nama Telkom merupakan sebuah perusahaan penyelenggara informasi dan komunikasi (infocom) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) di Indonesia.
Asman Akhir Nasution, Staf Ahli Menparpostel bidang Hubungan Antar-Lembaga Parpostel terpilih menjadi Dirut PT Telkom yang baru menggantikan Setyanto Prawira Santosa. Dalam Rapat Umum Tahunan Para Pemegang Saham (RUPS) PT Telkom di Jakarta, Jumat (17/5), AA Nasution dibantu para anggota direksi Dadad Kustiwa, John Welly, Andi Siswaka Faisal dan Harry Supangkat.
Telkom menjadi pemegang saham mayoritas di sembilan anak perusahaan, termasuk PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Kontribusinya terhadap pemerintah diwujudkan melalui PPh badan dan deviden.
Dengan pencapaian dan pengakuan yang diperoleh Telkom, penguasaan pasar untuk setiap portofolio bisnisnya, kuatnya kinerja keuangan, serta potensi pertumbuhannya di masa mendatang, pada saat ini Telkom menjadi model korporasi di Indonesia.
Menurut Asman Akhir Nasution, untuk selalu mempertahankan tingkat pertumbuhan, marjin keuntungan dan kualitas perusahaan secara menyeluruh,dalam prosesnya tidak terlepas dari manajemen yang berunsur Planning,Organizing,Actuating,dan Controlling (POAC).
Adapun salah satu perencanaan dari PT Telkom yaitu mengenai infrastruktur sebagai penunjang jaringan komunikasi di Indonesia.
Dengan adanya infrastruktur tersebut, maka pelayanan akan komunikasi menjadi semakin mudah dan lancar, bahkan tidaklah mustahil untuk dapat menjangkau daerah atau pulau-pulau yang terpencil demi tetap menjaga keutuhan NKRI . Dengan jalan pemasangan berbagai infrastruktur komunikasi, maka secara tidak langsung Telkom juga ikut berpartisipasi di dalam mengembangkan daerah di Indonesia. Hal ini tidak dapat lepas dari peran Telkom sebagai agent of development (agen pembangunan).
Dalam merencanakan infrastruktur terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan antara lain:
1.Perkembangan teknologi yang selalu berkembang
2.Estetika (tata kota), seberapa jauh Telkom dapat menunjang tata kota
3.Pertimbangan bisnis
Selain itu, kebijakan perusahaan dalam mengembangkan lingkungan strategis yaitu melalui CSR (Corporate Sosial Responsibility) akan menjadi landasan dari program-program kolaborasi yang terkait dengan pemberdayaan mahasiswa di dalam mengembangkan kemampuan kewirausahaan melalui program Cooperative Academic Education (CO-OP).
Program Cooperative Academic Education yaitu belajar bekerja secara terpadu yang melibatkan tiga pihak, yaitu mahasiswa, Perguruan Tinggi dan dunia usaha. Program ini merupakan salah satu strategi pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengintegrasikan mahasiswa dengan berbagai latar belakang ilmu dari bangku kuliah dengan pengalaman kerja yang produktif (“work-based learning” atau “work-integrated learning”), agar mahasiswa dapat menemukan dan mengalami sendiri apa yang disebut “dunia kerja”.
Tata Kelola Perusahaan (Kemitraan dan Bina Lingkungan)
  1. Program Kemitraan
    Program kemitraan Telkom bertujuan untuk mendorong kegiatan atau pertumbuhan ekonomi dan terciptanya pemerataan pembangunan melalui perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha, serta peningkatan taraf hidup masyarakat, baik antara perusahaan dan mitra binaan maupun antar mitra binaan sehingga membawa manfaat bagi kelangsungan usaha.
  2. Program Bina Lingkungan
    Program bina lingkungan berbentuk bantuan sosial masyarakat yang bersifat hibah murni (charity/sukarela) dalam rangka peningkatan citra perusahaan. Adapun obyek program bina lingkungan ini, antara lain:
    1. Sarana pendidikan dan pelatihan (Dalam kontribusinya di dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia)
    2. Peningkatan ketahanan pangan 2008 (Telkom menyerahkan bantuan dalam bentuk paket-paket sembako dan susu untuk menangani rawan gizi pada anak)
    3. Peningkatan kesehatan masyarakat (Telkom memiliki andil dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, antara lain melalui penyediaan air bersih di Gunung Kidul, mendirikan Pos Kesehatan, dan melakukan fogging bagi pencegahan penularan penyakit demam berdarah)
    4. Sarana Ibadah
    5. Sarana Umum
    6. Bencana Alam

Kesimpulan
PT Telkom mempunyai tujuan untuk selalu mempertahankan tingkat pertumbuhan, marjin keuntungan dan kualitas perusahaan secara menyeluruh. Sedangkan, visi Telkom adalah to become a leading infocom player in the region. Artinya, Telkom berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan infocom terkemuka di kawasan Aia Tenggara, Asia dan selanjutnya akan merambah ke kawasan Asia Pasifik.
Dalam pencapaian visi dan misi tersebut PT Telkom menggunakan manajemen POAC (Planning,Organizing,Actuating,dan Controlling) salah satu contohnya dengan perencanaan infrastruktur sebagai penunjang jaringan komunikasi,CSR (Corporate Sosial Responsibility) melalui Program Cooperative Academic Education dan tata kelola perusahaan Kemitraan dan Bina Lingkungan.

Saran
Dalam pengelolaaan perusahaan fungsi manajemen sangat diperlukan guna memajukan perusahaan tersebut. Oleh karena itu akan lebih baik jika dalam prakteknya sesuai dengan rancangan atau planning yang telah ditetapkan sesuai dengan aturannya