Rabu, 09 Maret 2011

Monetisasi Pada Sektor Pedesaan

Berbicara mengenai pedesaan sudah barang tentu yang ada di benak kita terbayangkan suasana persawahannya,perkebunannya ,udara yang sejuk ,panorama alam yang indah serta kehidupan yang sederhana didalamnya,dan suasana lainya.
Dari gambaran tersebut,kita dapat melihat kekayaan alam yang dimiliki Indonesia,yang sebagian besar mengenai sektor pertanian. Pertanian Indonesia pada umumnya didirikan diatas sistem barter,padahal sebenarnya sistem ini tidak kuat untuk menjadi fondasi pembangunan .
Untuk membawa kemajuan ekonomi kedalam perekonomian pedesaan ,dasar perekonomiannya perlu disetarakan dengan perekonomian diluar pedesaan,maka sektor pedesaan perlu diperkenalkan dengan perekonomian moneter. Dimaksudkan untuk meningkatkan standar hidup ,perekonomian barter harus diganti dengan perdagangan menggunakan uang. Jadi sektor pedesaan harus dimonetisasi.
Pada tahun 1964 ,Far Eastern Economic Review melaporkan , “para politisi Indonesia dengan bangga bercerita kepada para diplomat dan koresponden asing bahwa inflasi yang menggebu-gebu tidak menyulitkan perekonomian Indonesia ,karena sebagian besar penduduk Indonesia tidak tergantung pada sistem moneter”.
Para petani Indonesia pada umumnya tidak pernah menyatu dengan perekonomian formal.
Adapun beberapa implikasi sebagai akibat para petani beroperasi diluar perekonomian moneter,yaitu:
1) Petani Indonesia hidup tanpa tabungan atau asuransi yang berguna sebagai peredam apabila terjadi bencanaperekonomian yang memburuk,serta gagal panen
2) Petani Indonesia tidak bisa mengumpulkan modal yang dapat digunakan untuk peningkatan usaha tani
3) Karena penduduk pertanian Indonesia yang merupakan bagian terbesar dari perekonomian tidak menyimpan kekayaan di bank,bank tidak mempunyai banyak uang untuk dipinjamkan kepada pihak lain.

Tabungan potensial dari sektor pedesaan yang mestinya dapat diinvestasikan untuk membangun perekonomian lokal hilang begitusaja. Ini berarti bahwa sebagian kecil penduduk yang beroperasi dibawah perekonomian moneter memikul beban penuh dari penumpukan modal seluruh Indonesia. Hal ini merupakan penghambat besar bagi usaha pembangunan.
Ketika stabilisasi ekonomi Indonesia mulai terjadi pada akhir dekade enam puluhan ,pemerintah melaksanakan usaha usaha jangka panjang untuk secara bertahap membawa sektor pertanian negara kepada perekonomian moneter.
Dalam pencapaian tujuan tersebut pemerintah menggunakan dia metode,yakni:
1. Pemerintah mencoba membujuk petani agar menjual produk mereka untuk mendapatkan uang,ketimbang di tukar dengan barang.
2. Dengan menciptakan jejaring bank-bank pedesaan ,pemerintah menyediakan kredit bagi petani untuk memperkenalkan mereka dengan uang dan untuk menolong mereka meningkatkan opersi usaha taninya.

Agen pemerintah untuk membujuk petani agar berpartisipasi dalam perekonomian moneter adalah Bulog dan koperasi. Operasi pasar bulog merupakan metode utamanya untuk membuat petani menjual produksinya ,agar mereka mendapatkan uang (para petani tetap menyimpan sebagian dari produksi mereka untuk konsumsi mereka sendiri). Jika petani menjual produksi mereka kepada koperasi ,mereka tidak mempunyai pilihan lain kecuali menerima uang untuk barang mereka. Penggunaan uang tersebut ditentukan lagi ketika petani ingin membeli pupuk atau barang lain yang disponsori oleh program pemerintah.
Pada umumnya untuk memasok kredit kepada peminjam di desa lebih rumit,karena para pemberi pinjaman uang biasanya tidak tinggal di desa dan meminjamkan uang dengan bunga yang sangat tinggi .
Sebagai respons untuk memenuhi kebutuhan kredit di desa-desa dan memonetisasi sektor pedesaan ,pemerintah memformalkan dan meningkatkan elemen kredit program penyuluhan.
Program-program tersebut menyediakan kredit melalui institusi-institusi seperti departemen pertanian,koperasi,dan bank.
Mejelang pertengahan dekade delapan puluhan ,setelah Indonesia mencapai swasembada beras ,pemerintah terus menyediakan kredit bagi pembangunan sektor pedesaan ,namun kredit tersebut tidak lagi secara khusus ditargetkan untuk menyokong produksi beras.
Program lain , BKK (Badan Kredit Kecamatan) diperkenalkan pada tahun 1970 di povinsi Jawa Tengah. Kredit ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan wiraswastawan kecil di desa,yang bergerak terutama dalam usaha dagang skala kecil ,kerajinan pangan ,dan jasa pangan. Inovasi dari program ini adalah bahwa para peminjamnya diwajibkan untuk berpartisipasi dalam rencana tabungan wajib. Berdasarkan pengalaman, peminjam berani membayar bunga ,baik secara langsung maupun tidak langsung melalui program tabungan wajib yang lebih tinggi dari bunga yang berlaku pada program-program lain yang disponsori pemerintah,namun masih lebih rendah dibandingkan yang diminta oleh pemberi pinjaman lokal.
Selain itu,ada lagi dua program penting lainnya yang dimulai pemerintah pada tahun 1974 untuk menyediakan kredit bagi petani dan pedagang kecil serta perajin adalah KIK ( Kredit Investasi Kecil ) , KMKP ( Kredit Modal Kerja Permanen). KIK terutama ditujukan bagi perusahaan yang baru mulai,sementara KMKP untuk menyediakan modal kerja bagi proyek yang telah berjalan.
Tingkat bunga yang bersubsidi adalah 10,5 dan 12 persen per tahun ,jauh lebih rendah dari pinjaman komersial pada waktu itu. Pemerintah sadar akan adanya resiko bahwa seseorang meminjam uang dan menggunakannya untuk tujuan selain dari yang telah ditetapkan. Oleh karena itu ,bank mengadakan pemeriksaan ke lokasi untuk menjamin bahwa petani menggunakan pinjamannya secara tepat guna.
Berlainan dengan Badan Kredit Kecamatan ( BKK ) yang memberikan kredit dalam jumlah sangat kecil , KIK ( Kredit Investasi Kecil ) dan KMKP ( Kredit Modal Kerja Permanen) menyediakan pinjaman rata-rata sebesar Rp 2 – 3 juta . program-program ini mempunyai tiga fungsi ,yaitu mensubsidi petani yang mau berpartisipasi dalam program pemerintah,membawa petani langsung kedalam perekonomian moneter,dan secara tidak langsung merangsang petani untuk terus bertani ketimbang meninggalkan ladang mereka untuk mencari pekerjaan lain.
Setelah itu ,ada lagi perkembangan lain pada tahun-tahun berikutnya. Dalam dekade delapan puluhan ,pemberian kredit kepada sektor pedesaan dilakukan melalui dua program yang dikenal sebagai Kupedes (Kredit Umum Pedesaan) yang dimulai pada tahun 1984 ,memperkenalkan kredit umum bagi masyarakat pedesaan yang ditawarkan dengan tingkat suku bunga komersial. Sedangkan Simpedes (Simpanan pedesaan)diperkenalkan sebagai proyek pilot pada bulan November 1984 ,dan pada tahun 1986 program ini diluncurkan di seluruh negeri. Kedua program ini ditawarkan secara nasional melalui cabang-cabang Bank Rakyat Indonesia.
Simpedes memberi bunga 12% dari saldo tabungan ,tergantung jumlahnya. Berlainan dengan program Tabanas, dalam Simpedes tabungan diperkenankan untuk menarik uang dengan frekuensi tak terbatas. Hal ini membuat simpedes populer di kalangan penabung di desa. Adapun sebagai insentif tambahan ,diadakan undian setiap setengah tahun memenangkan hadiah-hadiah.
Pada tahun 1989 ,Bank Rakyat Indonesia mulai membuka unit bank di perkotaan,dan unit baru ini segera menghasilkan laba. Tujuh bulan setelah Simpedes diperkenalkan secara nasional,saldonya melampaui total dana Tabanas yang disimpan di unit-unit desa.
Program pemberian pinjaman pedesaan Indonesia merupakan salah satu yang tersukses diantara negara-negara yang sedang berkembang. Dari segi kredit program ini menunjukkan bahwa penduduk pedesaan Indonesia berminat meminjam dengan bunga pasaran.
Sisi yang lain adalah bahwa penduduk pedesaan Indonesia mau dan mampu menjadi penabung.
Ketika bagi penduduk pedesaan Indonesia disediakan program finansial yang efektif melalui bank-bank desa Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Badan Kredit Kecamatan (BKK) ,serta saluran formal lainnya ,perkembangan pesat terjadi dalam hal pengintegrasian daerah pinggiran kedalam pasar finansial regional dan nasional. Hal yang diperlukan adalah institusi yang bisa merespons permintaan jasa finansial di daerah pinggiran.
Deregulasi keuangan ini secara nyata memajukan usaha untuk memperdalam praktek institusi finansial di seluruh wilayah Indonesia. Pertumbuhan bank-bank yang sangat cepat di wilayah pedesaan ini di mungkinkan terutama karena usaha-usaha terdahulu dari pemerintah untuk membawa para petani kedalam perekonomian moneter pada dekade tujuh puluhan dan awal dekade delapan puluhan.

Jadi, dengan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) , Badan Kredit Kecamatan (BKK),Simpanan pedesaan (Simpedes) dan program serta institusi lainnya,pemerintah berhasil mencapai tujuannya untuk memonetisasi sektor pedesaan. Monetisasi sektor pedesaan bukan hanya memungkinkan petani meningkatkan kesejahteraan mereka dengan pengintegrasian pekerjaan mereka kedalam perekonomian modern ,melainkan juga mengumpulkan sejumlah besar dana investasi yang sangat berguna bagi usaha-usaha pembangunan bangsa.


Sumber : PRAWIRO. RADIUS
Pergulatan Indonesia Membangun Ekonomi ( Pragmatisme Dalam Aksi ) , oleh Radius Prawiro

Di poskan oleh : Dewi Septianawati

NPM/Kelas : 21210913 / 1EB11

Selasa, 15 Februari 2011

Subsidi Pupuk dan Mekanisme Pasar Pada Waktu Kepemimpinan B.J Habibie

 Pendahuluan
            Subsidi merupakan sebagai pelindung nilai terhadap inflasi ,pemerintah menyediakan subsidi besar terhadap banyak barang konsumsi,khususnya produk produk minyak dan beras.
            Salah satu dari beberapa kebijakan diantaranya yang menyentuh sektor riil yang vital adalah kebijakan dalam bidang pupuk.
            Kalau harga pupuk mengikuti mekanisme pasar bebas, nantinya penjualan pupuk kepada petani tidak memerlukan HET lagi. Masing-masing pabrik pupuk akan menentukan harga jualnya kepada petani sesuai dengan biaya produksi ditambah biaya distribusi dan keuntungan. Dengan demikian pabrik pupuk akan lebih fleksibel dalam menjual pupuknya kepada distributor. Namun kalau harga pupuk dianggap terlalu tinggi oleh petani, dan petani memilih tidak menanam padi, dampaknya akan bahaya sekali terhadap ketahanan pangan nasional
            Berawal sari sebuah pemberitaan di salah satu stasiun televisi yang mengungkapkan hal mengenai kebijakan sektor riil. Pada waktu itu muncul sebuah pertanyaan yang ditujukan kepada mantan Presiden republik indonesia BJ. Habibie tentang alasan kebijakan ekonomi yang tidak menyentuh sektor riil.
            Beliau memberikan jawaban bahwa tingkat inflasi menurun ,tingkat suku bunga menurun,nilai rupiah menguat,serta ditambahkan dengan angka-angkanya yang riil sehingga menurutnya sektor riil sudah terjangkau.
            Dari jawaban tersebut banyak orang yang memberikan kritikan , diantaranya ada orang yang beranggapan apa yang dipertanyakan tidak sesuai dengan jawabannya sehingga membuat bingung,karena yang dipertanyakan tentang sektor riil seperti produksi yang tidak meningkat ,bukannya gejala di bidang moneter.
           
            Pada tulisan ini akan sedikit mengulas mengenai Subsidi Pupuk dan Mekanisme Pasar Pada Waktu Kepemimpinan  B.J Habibie yang berkaitan dengan perekonomian Indonesia pada waktu itu.

Pembahasan

            Sejak pemerintah mengeluarkan keputusan yang menyatakan bahwa pupuk sudah tidak lagi bersubsidi ,maka semenjak itu pula pupuk menjadi langka selain itu harganya juga melambung tinggi (mahal) tentu saja rakyat sangat kecewa dengan keputusan tersebut ,apalagi kekecewaan yang berlebih dirasakan oleh para petani ,karena bagi mereka pupuk adalah kebutuhan yang penting untuk membantu melaksanakan aktivitas pertanian.
            Pada hal ini,tentu saja pupuk merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting terhadap produktivitas padi,seperti yang dijelaskan diatas bahwa beras adalah makanan pokok kita sebagai bangsa Indonesia ,guna memenuhi kebutuhan energi manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan kebutuhan lainnya.
            Selain itu , masalah subsidi pupuk dapat dikatakan sangat delimatis. Subsidi pupuk masih sangat diharapkan oleh para petani, terutama petani kecil sangat memerlukan bantuan pemerintah. Komponen pupuk dilihat dari biaya produksi gabah/beras sekitar 20%, tetapi dari sudut revenue hanya memberikan kontribusi sekitar 7%. Bagi petani kecil yang daya belinya rendah, biaya untuk komponen pupuk mencapai sekitar 20% dirasakan sangat berat. Karenanya apabila subsidi pupuk dihapus, akan dirasakan memberatkan petani. Kecuali pemerintah membuat kebijakan dalam menaikkan harga pupuk juga diikuti dengan menaikkan harga gabah/beras secara proporsional.
            Apabila kelangkaan pupuk dan harga pupuk yang tinggi terus terjadi ,maka akan terjadi impor beras dalam jumlah yang sangat besar sebagai penggantinya ,yang disertai pula dengan pinjaman dalam denominasi dollar.
            Kejadian itu sangat memalukan bangsa Indonesia,karena seperti yang telah kita ketahui bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya dengan tanahnya yang subur, iklimnya yang sangat mendukung harus meminta minta pada negara lain ataupun masyarakat Internasional. Lebih lebih lagi bangsa Indonesia pernah berswasembada pengan . Fikiran secara logis tentunya sangat mendambakan bahwa produksi beras meningkat semaksimal mungkin. Oleh karena itu , jangan sampai impor beras ini terjadi dan justru harus bisa lebih meningkatkan produksinya.
            Mungkin pemerintah berfikir bahwa produksi dapat ditingkatkan semaksimal mungkin dengan harga pupuk yang melonjak tinggi ,dan pemikiran tersebut pada kenyataannya sangat sulit dipahami dan
bahkan memberikan kesulitan.
            Satu-satunya alasan yang disebutkan adalah subsidi bertentangan dengan mekanisme pasar.  Tetapi setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan tersebut,bukan berarti membiarkan kekecewaan dan kemarahan rakyatnya begitu saja ,namun memiliki kebijakan lain untuk menanggulangi kelangkaan pupuk dan kenaikan harga pupuk tersebut dengan jalan bahwa pemerintah akan memberikan fasilitas kepada importir supaya bisa membuka L/C ( letters of credit).
            Kebijakan demikian justru mengundang banyak pertanyaan lebih fundamental,khususnya bagaimana Menteri Perdagangan Luar Negeri (Menperindag) melihat mekanisme pasar dan bagaimana pemahaman serta keyakinannya mengenai baik buruknya pasar.
            Sebenarnya mekanisme pasar jika di bandingkan dengan sistem perencanaan komando dan sentral memang lebih baik dan fleksibel ,tetapi tidak mutlak. Justru kalau seluruh sistem ekonomi diserahkan kepada pasar sepenuhnya , tanpa boleh dikoreksi sedikitpun ,digabung dengan kapitalisme akan mendapatkan sistem kapitalisme primitif abad ke-20 .
            Adapun dari pendapat Adam Smith yang mengungkapkan Indahnya Mekanisme Pasar didasarkan atas banyak asumsi yang tidak valid dalam setiap situasi dan kondisi pasar.
            Maka,dalam setiap situasi dan kondisi tertentu ,campur tangan pemerintah terhadap mekanisme pasar sangat diperlukan.
            Apabila dalam hal ini dibandingkan dengan negara lain jelas tidak pernah bergeser dari kapitalisme yang di dasarkan atas mekanisme pasar. Hampir di semua negara di Eropa dikenal dengan undang undang yang memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk menentukan harga barang dan jasa ,kalau dirasa bahwa itu untuk kepentingan umum atau orang banyak.
            Caranya sangat beragam ,yang mempunyai tingkat distorsi pada mekanisme pasar yang berbeda beda pula. Cara cara tersebut adalah menentukan harga yang boleh diminta produsen ,mengenakan pajak yang meningkatkan harga pokok produk,mangaitkan harga jual dengan struktur harga pokok yang harus transparan.
            Menetapkan harga produk akhir adalah cara drastis mendistorsi mekanisme pasar. Walaupun demikian dapat dibenarkan dalam keadaan daruarat,jika kebijakan tersebut berdampak membela kepentingan umum dan menyangkut hajat hidup orang banyak.
            Jika harga maksimum yang ditetapkan lebih rendah dari harga pasar ,dampaknya akan kelebihan permintaan. Penekanan harga yang demikian dalam jangka panjang dapat mengakibatkan berkurangnya pasokanyang memperparah situasi ,karena penurunan pasokan berarti tekanan harga meningkat keatas.
            Jika menetapkan harga minimum yang lebih tinggi dari harga pasar,seperti yang dianut oleh banyak negara maju dalam melindungi petaninya ,dalam jangka panjangnya akan mengakibatkan kelebihan produksi. Karena penentuan harga minimum baru efektif kalau pemerintah membeli dengan harga minimum dalam jumlah yang tanpa batas ,para petani cenderung meningkatkan produksinya.
            Semakin besar produksi,akan semakin tinggi labanya ,keberhasilan menjual produknya dijamin oleh pembelian wajib pemerintah.
            Dengan demikian pada jangka panjang terjadi kelebihan penawaran ,yang merupakan tekanan harga menurun ke bawah. Jadi rendahnya harga yang akan diimbangi oleh jaminan harga minimum justru mengakibatkan kelebihan penawaran ,dan merupakan tekanan harga kebawah. Investasi harga dapat mengakibatkan yang sebaliknya dari apa yang ingin dicapai.
            Adapun salah satu cara terbaik membuat harga beras terjangkau ,dan sekaligus mendapatkan pendapatan yang memadai kepada petani adalah memberikan subsidi pupuk, cara ini tidak mendistorsi mekanisme pasar.
            Karena dari permasalah diatas menyebutkan penghapusan subsidi pupuk hanya didasarkan atas alasan tidak cocok dengan mekanisme pasar sepenuhnya yang mutlak,mungkin pemerintah sudah menganggap mekanisme pasar ssebagai “agama” baru yang mutlak dan sakral. Kecuali memperoleh pendapatan,cukai tembakau ,dimaksud untuk mempengaruhi pasar ,supaya harga meningkat dan konsumsi pun menjadi berkurang.

Penutup

            Dari gambaran tersebut dapat dikatakan bahwa pemerintah sebenarnya hanya mempunyai satu alasan, yaitu secara membabi buta berpegang teguh pada mekanisme pasar ,tanpa memikirkan atau peduli pada akibatnya yang jelas jelas dalam prakteknya pun sulit dipahami. Padahal mekanisme pasar itu tidak menjamin petani dapat menjual berasnya dengan harga yang meningkatnya proporsional ,karena mereka membutuhkan ambahan modal kerja untuk membeli pupukyang harganya mencapai dua kali lipat ,dan belum lagi jika terjadi gagal panen dan faktor lainnya ,petani akan mengalami kerugian yang sangat besar.
            Maka setelah dilihat dari beberapa sisi ,solusi terbaiknya dapat dilakukan dengan  memberikan subsidi pupuk, cara ini tidak mendistorsi mekanisme pasar.
            Oleh karena itu,untuk kedepannya sebaiknya pemerintah memberikan suatu kebijakan yang benar benar dapat diterima ,dimengerti ,dan dipahami oleh rakyatnya ,terutama pada masalah seperti ini harus lebih berfikiran untuk menciptakan kesejahteraan rakyat ,dan memajukan perekonomian di Indonesia .
           
Sumber                      :- KWIK KIAN GIE
EKONOMI INDONESIA DALAM KRISIS DAN   TRANSISI POLITIK


Disusun oleh : Dewi Septianawati

NPM/Kelas    : 21210913/1EB11
           

Tugas 1

APBN dan Politik Ekonomi Makro dalam Krisis dan Transisi Politik

 Pendahuluan

            Sistem Anggaran Belanja Negara (APBN) merupakan salah satu hal yang penting diketahui ,mengingat pembiayaan pembangunan di Indonesia bersumber dari tabungan pemerintah.
            Tabungan pemerintah merupakan kelebihan penerimaan dalam negeri dari pengeluaran rutin atau merupakan selisih antara penerimaan dalam negeri dengan pengeluaran rutin.
            Berbicara soal Anggaran Belanja Negara (APBN) ,kita berbicara tentang pemerintah yang harus merupakan daya dorong ekonomi. Pembiayaan pemerintah yaitu dari hasil pajak,mencetak uang,dan utang luar negeri. Apabila utang luar negeri sudah melebihi batas ,maka sangat mengherankan jika ada ekonom-ekonom menganjurkan supaya indonesia menekan perolehan utang luar negeri . Setelah itu dilakukan dengan antisipasi dengan jalan pencetakan uang secara dadakan ketika menggeronjok Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada bank-bank yang sedang bermasalah. Setelah itu terjadilah inflasi yang tinggi sehingga langsung dilarang untuk mencetak uang lagi oleh Dana Moneter Internasional (IMF).
            Oleh karena itu ketika pemerintah dalam kebingungan RAPBN 1999-2000 mengasumsikan perolehan pajak akan meningkat tajam ,keputusan tersebut langsung mendapat kritikan dari DPR dan para pakar ekonomi bahwa asumsinya sama sekali tidak realistis.
             
            Maka,pada tulisan ini akan dibahas sedikit mengenai APBN yang berbicara tentang pemerintah yang harus menjadi daya dorong ekonomi Indonesia dalam krisis dan Transisi Politik.


Pembahasan

            Pada awalnya terjadi krisis moneter yang dalam keadaan pecah,ada orang yang beranggapan hal tersebut disebabkan oleh underconsumption atau overinvesment . Yang berarti jika penyebabnya underconsumption berhubungan dengan terapi Keynes ,yakni memompa daya beli dapat diterapkan ,tetapi jika penyebabnya overinvesment tidak banyak yang dapat dilakukan pemerintah atau siapapun ,kecuali menunggu sampai tercapai keseimbangan baru pada titik yang terendah.
            Untuk menjelaskan masalah ini barhubungan dengan struktur ekonomi dalam aspek perbandingan antara jumlah modal dan jumlah tenaga kerja dari masyarakatnya.
            Kalau struktur ekonomi ditandai dengan kelebihan tenaga kerja ketimbang modal yang memadai disebut sebagai struktur kekurangan modal  atau capital security.
            Sedangkan dalam hal kelebihan modal ,sehingga harus mengekspor modal atau mengimpor tenaga kerja untuk membuat modal produktif,disebut kelebihan modal atau struktur masyarakiatnya capital abudance.
            Sejak lama para pakar terkemuka sudah mengenali adanya korelasi antara struktur dan konjungtural. Apabila strukturnya kekurangan modal ,krisis yang terjadi hampir selalu oleh overinvestment. Dalam hal strukturnya kelebihan modal ,krisis selalu oleh underconsumption.
            Dalam hal ini yang menjadi permasalahan adalah dalam overinvesment ,dimana daya beli atau uang yang di pompakan tersebut dipertanyakan .
            Overinvestment adalah investasi yang keterlaluan besarnya dan dipaksakan dengan pembiayaan dari utang luar negeri ,karena tabungan nasional tidak mencukupi untuk membiayai investasi nasional. Oleh karena itu ,lama kelamaan para pemodal luar negeri dapat berfikiran atau menimbulkan keraguan dengan kemampuan mengembalikannya.
            Investasi menyusut tajam ,krisis terjadi dengan segala rangkaiannya. Dalam kondisi seperti ini ,dan gelombang menyusutnya masih berlangsung ditengah krisis yang terjadi ,maka yang dapat diharapkan yaitu modal luar negeri masuk ,yaitu utang oleh pemerintah. Terapi dibatasi menurut kapasitasnya dalam peminjaman dana tersebut.
            Apabila telah melampaui  titik tertentu ,negara donor juga tidak dapat memberikan utang terus,karena merekapun ragu apakah Indonesia akan dapat mengembalikannya. Apalagi dengan adanya utang luar negeri oleh swasta yang begitu besarnya ,hingga saat ini belum menemukan titik cerahnya dari kejadian tersebut.
            Jadi utang luar negeri ,baik oleh pemerintah ataupun swasta tidak mungkin diperbesar hingga jumlah yang dapat meembangkitkan dampak seperti yang digambarkan Keynes.
            Adapun menurut Econit yang dimuat di media massa pada tanggal sembilan januari 1999 mengemukakan bahwa “... sebenarnya masih terbuka sangat luas untuk menggali penerimaan lebih besar dari sektor kehutanan dan pertambangan yang selama ini merupakan faktor sangat kaya dan basah”.
             Tetapi ada juga yang beranggapan tidak relevan untuk APBN 1999-2000,karena untuk melakukan pembenahan berupa realokasi pendapatan dari sektor sektor ini membutuhkan waktu yang lama,dan juga membutuhkan salto mortal dalam moral dan akhlak yang harusnya menjadi jujur membela kepentingan rakyat ketimbang melakukan rentseeking dari sektor sektor ini.
            Sifat Kontraktif dan Ekspansif APBN adalah jika volume APBN menyusut ,sehingga memperparah resesi. Sebenarnya yang relevan adalah selisih antara pengeluaran dan penerimaan ,karena jika pengeluaran lebih besar dari penerimaan atau anggaran defisit sifatnya ekspansif. Maka anggaran yang jumlahnya menyusut bisa bersifat ekspansif jika persaldo yang dikeluarkan pemerintah lebih besar daripada yang diraup pemerintah dari masyarakat.
            Pembiayaan bahkan tidak dengan cara menyedot daya beli masyarakat Indonesia ,karena pemerintah memproyeksikan masih dapat utang luar negeri lagi .
            Jadi pengeluaran yang lebih besar dari pemasukkan pemerintah tidak di biayai oleh utang kepada bangsa sendiri yang mengakibatkan crowding out ,tetapi dari utang luar negeri yang sangat besar.
            Dan sebaliknya ,seandainya Anggaran pembelanjaan Negara secara keseluruhan meningkat dan seimbang (dalam arti universal,bukan yang diartikan oleh ekonom Indonesia) ,biasanya netral karena jumlah uang yang diserap dari masyarakat sama dengan jumlah uang yang dipompakan kedalam masyarakat.

            Banyak para ekonom yang mengatakan bahwa anggaran yang meningkat adalah ekspansif ,dan kalau jumlah seluruhnya menyusut kontraktif .
            Bahwa jumlah anggaran yang meningkat dan seimbang bisa berarti ekspansif dipengaruhi oleh teori atau pandangan T Haavelmo yang mengatakan ,kalau masyarakat diperas dengan pajak yang naik untuk membiayai pengeluaran pemerintah yang meningkat ,yang dikorbankan bukan konsumsi tetapi tabungannya ,sehingga ekspansif.
            Dalam formula,T Haavelmo mengatakan kalau perilaku konsumen digambarkan dengan C = Co + c.Y - T ,sifat dari Anggaran Belanja Negara (APBN) yang meningkat dan seimbang memang netral. Tetapi dia berpendapat bahwa perilaku konsumen harus digambarkan sebagai C = Co + c. (Y – T ) . (Y – T ) ditempatkan dalam kurung ,yang berarti bahwa konsumsi yang konstan didasarkan atas pendapatan yang sudah dipotong pajak.
            Mengenai relevan atau tidaknya pendapat yang dikemukakan T Haavelmo untuk konsumen Indonesia ,masih menjadi pertanyaan ,sehingga tidak jelas apakah benar bahwa anggaran yang membengkak dan seimbang  masih bersifat ekspansif.
            Seharusnya  para anggota DPR memperhatikan faktor-faktor tersebut diatas dalam mendiskusikan RAPBN 1999/2000 dalam fungsinya sebagai instrumen pengendalian ekonomi makro.

Penutup

            Jadi apabila permasalahan seperti ini di bolak balik seperti apapun tetap saja yang di saksikan dari krisis sampai sekarang tampaknya teori yang mengatakan bahwa kita tidak dapat berbuat banyak ,kecuali menunggu sampai keseimbangan tercapai pada titik terenda,benar. Namun para ekonom masih terus berusaha memerah otak untuk mencari solusi yang terbaik dan lebih cepat.
            Masalah tentang realistis atau tidaknya RAPBN sangat sulit di prediksi ,dikarenakan sulitnya memprediksi gejala ekonomi yang menyebabkan alokasi pro rakyat atau tidak.


Sumber             : KWIK KIAN GIE
  Ekonomi Indonesia dalam Krisis dan Transisi Politik

Disusun oleh   : Dewi Septianawati
NPM/Kelas     : 21210913 / 1EB11

Jumat, 28 Januari 2011

Integritas the Coca Cola Company di Seluruh Dunia

  

Asset Bisnis dan keuangan

Pastikan akurasi semua arsip bisnis dan keuangan Perusahaan. Ini bukan hanya meliputi rekening keuangan, tetapi juga arsip lain seperti laporan kualitas, catatan waktu, laporan dan penyerahan pengeluaran seperti formulir, risalah klaim tunjangan dan daftar riwayat hidup (CV).

Memastikan arsip bisnis dan keuangan yang akurat dan lengkap adalah tanggung jawab setiap orang, bukan hanya peran petugas akunting dan keuangan. Pembukuan dan pelaporan yang akurat mencerminkan reputasi dan kredibilitas Perusahaan, dan memastikan bahwa Perusahaan memenuhi kewajibannya pada hukum dan peraturan.

Selalu catat dan kelompokkan transaksi dalam periode akunting yang benar dan dalam rekening dan departemen yang sesuai. Jangan menunda atau mempercepat pencatatan laba atau pengeluaran untuk memenuhi target anggaran.
Biaya yang baru perkiraan dan biaya yang ditangguhkan (akrual) harus didukung oleh dokumen yang sesuai dan didasarkan pada pertimbangan terbaik Anda.
Pastikan semua laporan ke otoritas pengawasan sudah lengkap, jujur, akurat, tepat waktu, dan mudah dipahami.
Jangan pernah memalsukan dokumen apa pun.
Jangan mengubah hakikat kebenaran transaksi apa pun.
Jangan pernah membenarkan upaya orang lain untuk menghindari pajak atau mengecoh hukum tentang mata uang lokal. Untuk alasan ini, pembayaran umumnya harus dilakukan hanya kepada orang atau perusahaan yang benar-benar memberikan barang atau jasa. Pembayaran harus dilakukan di negara si pemasok, tempatnya berbisnis, atau tempat barang dijual atau jasa diberikan, kecuali jika pemasok secara sah telah menetapkan pembayaran atau menjual piutangnya ke entitas lain. Pengecualian harus disetujui oleh Ethics & Compliance Office.


Aset Perusahaan

Lindungi aset Perusahaan, dan gunakan aset itu sesuai dengan peruntukannya.

Jangan menggunakan aset Perusahaan untuk kepentingan pribadi atau kepentingan orang lain selain Perusahaan.
Gunakan akal sehat. Misalnya, panggilan telepon atau e-mail pribadi sesekali dari tempat kerja Anda masih bisa diterima. Panggilan telepon atau e-mail yang berlebihan adalah penyalahgunaan aset.
Kebijakan Perusahaan mungkin membolehkan pengunaan beberapa aset untuk kepentingan pribadi, seperti mobil atau ponsel Perusahaan. Selalu periksa kebijakan lokal yang terkait untuk memastikan bahwa Anda menggunakan aset Perusahaan sesuai dengan peruntukannya. Pencurian aset Perusahaan—baik pencurian barang seperti mengambil produk, peralatan, atau informasi Perusahaan tanpa izin, atau pencurian melalui penipuan atau dengan sengaja memalsukan laporan tentang waktu atau pengeluaran—dapat berakibat PHK dan tuntutan pidana. Perusahaan memperlakukan pencurian aset milik karyawan lain di tempat kerja sama
dengan pencurian aset Perusahaan. Penggunaan aset Perusahaan yang bukan termasuk tanggung jawab Anda di Perusahaan—seperti menggunakan produk kerja Perusahaan di perusahaan sampingan, atau menggunakan barang atau peralatan Perusahaan untuk kepentingan pribadi—memerlukan persetujuan tertulis lebih dahulu dari Pejabat Etika Lokal. Persetujuan ini harus diperbarui setiap tahun jika Anda terus menggunakan aset itu di luar pekerjaan

Penggunaan Waktu, Peralatan, dan Aset Lain

Jangan melakukan kegiatan pribadi selama jam kerja yang mengganggu atau yang membuat Anda tidak dapat melaksanakan tanggung jawab pekerjaan Anda.
Jangan menggunakan komputer dan peralatan Perusahaan untuk bisnis sampingan, atau kegiatan ilegal atau tidak etis seperti berjudi, pornografi, atau hal lain yang tidak senonoh. Simaklah Kebijakan Penggunaan yang Diperbolehkan untuk informasi dan panduan tambahan.
Jangan memanfaatkan untuk diri sendiri peluang apa pun untuk mendapatkan keuntungan keuangan yang Anda ketahui karena kedudukan Anda di Perusahaan, atau dengan menggunakan properti atau informasi Perusahaan.

Pinjaman

Dilarang ada pinjaman dari Perusahaan untuk pejabat eksekutif. Pinjaman dari Perusahaan untuk pejabat lain dan karyawan harus disetujui lebih dahulu oleh Dewan Direksi atau komite yang ditunjuknya


Penggunaan Informasi

Jagalah informasi non publik, Perusahaan, yang mencakup segala sesuatu mulai dari kontrak dan informasi harga sampai rencana pemasaran, spesifikasi teknis, dan informasi tentang karyawan.

Informasi Non publik

Jangan mengungkapkan informasi non publik kepada siapa pun di luar Perusahaan, termasuk kepada keluarga dan teman, kecuali jika pengungkapan itu diperlukan untuk kepentingan bisnis. Bahkan begitu pun, melangkahlah dengan hati-hati, seperti pelaksanaan perjanjian kerahasiaan, untuk mencegah penyalahgunaan informasi itu. Jangan mengungkapkan informasi non publik kepada orang lain di dalam
Perusahaan, kecuali jika ada alasan bisnis bahwa mereka perlu tahu, dan komunikasi telah dikelompokkan sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Informasi.
Karyawan wajib melindungi informasi non publik Perusahaan setiap waktu, termasuk di luar tempat kerja dan jam kerja, dan bahkan setelah masa kerjanya berakhir. Simpan atau musnahkan arsip Perusahaan sesuai dengan kebijakan penahanan arsip Perusahaan. Penasihat hukum Perusahaan sesekali dapat
menerbitkan pemberitahuan mengenai penahanan arsip jika ada gugatan atau ancaman gugatan, atau penyelidikan pemerintah. Karyawan harus mematuhi arahan yang terkandung dalam pemberitahuan ini, karena jika tidak mematuhinya dapat menyebabkan Perusahaan dan karyawan
menghadapi risiko hukum yang berat. Simaklah Kebijakan Perlindungan Informasi untuk mendapatkan bimbingan dan saran tambahan tentang penjagaan informasi.

Insider Trading

Memperdagangkan saham atau surat berharga berdasarkan informasi non publik yang bersifat material, atau memberikan informasi non publik yang bersifat material kepada orang lain sehingga mereka dapat
memperdagangkannya, adalah tindakan ilegal dan dapat menimbulkan tuntutan hukum. Simaklah Kebijakan Insider Trading untuk informasi lebih lanjut.

Privasi

Perusahaan menghormati privasi semua karyawan, mitra bisnis, dan konsumennya. Kita harus menangani data pribadi secara bertanggung jawab dan mematuhi semua hukum privasi yang berlaku. Karyawan yang menangani data pribadi orang lain harus:

Bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku;
Bertindak sesuai dengan setiap kewajiban kontrak yang terkait;
Mengumpulkan, menggunakan, dan mengolah informasi semacam itu hanya untuk keperluan bisnis yang sah;
Membatasi akses ke informasi hanya bagi mereka yang memiliki keperluan bisnis yang sah untuk melihat informasi itu; dan
Berusaha mencegah pengungkapan tanpa izin. Simaklah Kebijakan Privasi untuk panduan tambahan tentang cara menangani data pribadi dan deskripsi tentang informasi yang dilindungi.



Pedoman dan Hukum

Kegiatan Perusahaan dan karyawan Perusahaan tunduk kepada hukum sejumlah Negara dan yuridiksi lain di seluruh dunia. Karyawan diharapkan untuk mematuhi Kode dan segala ketentuan hukum negara yang berlaku. Apabila ada kentuan di dalam Kode Perilaku Bisnis yang bertentangan dengan hukum negara, maka ketentuan hukum negara akan berlaku.

Karena The Coca-Cola Company didirikan di Amerika Serikat, karyawan kita di seluruh dunia sering kali harus tunduk kepada hukum A.S. Negara lain dapat juga memberlakukan hukum mereka di luar batas wilayah mereka untuk kegiatan dan karyawan Perusahaan. Jika tidak yakin hukum apa yang berlaku untuk Anda, atau jika Anda yakin mungkin ada pertentangan antara hukum-hukum yang berlaku, berkonsultasilah dengan penasihat hukum Perusahaan sebelum bertindak.

Integritas sangat penting bagi The Coca-Cola Company. Bersama nilai-nilai lainnya seperti kepemimpinan, kecintaan, akuntabilitas, kerja sama, keragaman, dan kualitIntegritas berarti melakukan hal yang benar. Dengan tindakan penuh integritas, secara positif kita mencerminkan citra dan reputasi Perusahaan dan mereknya di lebih dari 200 negara tempat kita berbisnisas, integritas adalah pilar Tekad untuk Pertumbuhan.  Pedoman ini mendefinisikan bagaimana karyawan harus berperilaku sebagai perwakilan The Coca-Cola Company. Pedoman ini membicarakan tanggung jawab kita kepada Perusahaan, kepada satu sama lain, dan kepada pelanggan, pemasok, konsumen, dan pemerintah.


Pedoman ini diharapkan dapat membuat para manajer menggalakkan budaya etika dan kepatuhan.

Para manajer harus selalu menjadi teladan perilaku yang baik. Sebagai para manajer harus:

Memastikan bahwa bawahan Anda mengerti tanggung jawab mereka menurut Pedoman ini dan kebijakan lain Perusahaan.
Memanfaatkan peluang untuk mendiskusikan Pedoman dan menekankan pentingnya etika dan kepatuhan dengan karyawan.
Menciptakan lingkungan yang membuat karyawan merasa nyaman menyampaikan kekhawatiran mereka.
Mempertimbangkan perilaku dalam hubungannya dengan Pedoman dan kebijakan lain Perusahaan ketika mengevaluasi karyawan.
Jangan pernah menganjurkan atau mengarahkan karyawan untuk meraih hasil bisnis dengan mengabaikan perilaku etis atau kepatuhan pada Pedoman atau hukum.
Selalu bertindak untuk menghentikan pelanggaran Pedoman atau hukum oleh bawahan Anda.
Menanggapi Pertanyaan atau Kekhawatiran


. Keanoniman dan Kerahasiaan

Ketika menyampaikan laporan ke Ethics & Compliance Office atau melalui EthicsLine, Anda dapat memilih anonim, meskipun dianjurkan untuk memberitahukan identitas guna memudahkan komunikasi. Jika Anda memberitahukan identitas, Ethics & Compliance Office dan para penyelidik akan melakukan penjagaan yang wajar untuk merahasiakan identitas Anda, sesuai dengan pelaksanaan penyelidikan yang saksama dan adil. Untuk membantu menjaga kerahasiaan, jangan mendiskusikan masalah ini, atau penyelidikan apa pun, dengan karyawan lain. Karena kami berupaya keras menjaga kerahasiaan dengan ketat dalam semua penyelidikan, mungkin kami tidak akan dapat memberitahu Anda tentang hasil suatu penyelidikan.

Penyelidikan

Perusahaan bersungguh-sungguh menanggapi semua laporan tentang kemungkinan perilaku tidak semestinya. Kami akan menyelidiki masalah secara rahasia, menimbang apakah Pedoman atau hukum telah dilanggar, dan mengambil tindakan perbaikan yang sesuai. Jika Anda selanjutnya terlibat dalam penyelidikan Pedoman, Anda harus bekerja sama sepenuhnya dan menjawab semua pertanyaan dengan lengkap dan jujur.

Tidak Ada Tindakan Pembalasan

Perusahaan menghargai bantuan karyawan yang mengenali kemungkinan masalah yang perlu ditangani Perusahaan. Setiap tindakan pembalasan kepada karyawan yang menyampaikan masalah dengan jujur adalah pelanggaran Pedoman. Bahwa karyawan menyampaikan kekhawatiran dengan jujur, atau ikut serta dalam penyelidikan, tidak boleh menjadi dasar tindakan tidak patut dalam pemekerjaan, termasuk pemisahan, penurunan pangkat, skorsing, kehilangan tunjangan, ancaman, pelecehan, atau diskriminasi.

Kamis, 30 Desember 2010

POTRET NAGA


Potret naga bukan berarti sebuah hasil karya pemoteretan mengenai Naga. Tetapi Potret Naga yang dibahas ini mengenai potretan (gambaran) sebuah objek wisata yang pernah saya kunjungi di Tasikmalaya yaitu Kampung Naga.


Kampung Naga merupakan sebuah perkampungan tradisional yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sangat kuat dalam memegang adat istiadat peninggalan Ieluhur/nenek moyangnya.


Kampung Naga memiliki suatu keunikan didalamnya seperti bentuk bangunan yamg berada disana memiliki kesamaan dengan warga lainnya dan bangunan umum seperti mesjid,petemon(balai pertemuan),dan lumbung padi. Selain itu atap rumah mereka yang terbuat dari ijuk,serta dinding rumah yang menggunakan bilik dengan semua bangunan menghadap ke sebelah utara merupakan ciri khas kebudayaan yang ada di kampung naga.


Sementara,dalam kehidupan masyarakatnya menjalankan berbagai kebudayaan yang dilaksanakan seperti upacara adat,upacara hari besar islam


Objek wisata ini memiliki daya tarik dan suguhan panorama alam yang sangat bagus. Sehingga banyak wistawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung kasana.


Pada saat liburan adalah waktu yang bagus untuk berkunjung kesana bersama teman,keluarga dan kerabat lainnya untuk menikmati pemandangan yang sangat menarik dengan hiasan bukit dan susunan bentuk persawahan yang unik. Selain itu kita dapat membeli cendramata hasil kreativitas warga Kampung Naga serta dapat mengabadikan momen tersebut dengan berfoto bersama.




Kamis, 23 Desember 2010

PENGENALAN BISNIS ONLINE


Seiring dengan perkembangan zaman di era modern ini dan diikuti dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih,kini manusia mendapat beberapa fasilitas kemudahan dalam berbagai aktivitasnya.

Salah satu hasil dari perkembangan teknologi tersebut diantaranya berupa internet yang didalamnya terdapat berbagai macam informasi dan fasilitas lainnya yang dapat diakses sesuai kebutuhan. Pada pembicaraan ini akan di bahas salahsatu pemanfaatan internet dalam dunia usaha yang di kenal dengan Bisnis Online.

Pengertian Bisnis Online

Bisnis Online adalah suatu bisnis yang diasumsikan oleh internet marketer yang dilakukan secara online dengan menggunakan internet sebagai media pemasaran produk barang dan jasa.
Dalam bisnisnya internet merupakan sebuah media yang dijadikan alat untuk mengkomersialkan atau mempromosikan suatu produk kepada konsumen.

Konsep Dasar Bisnis Online

Bisnis di Internet (secara online) pada dasarnya diawali dengan bisnis dunia nyata. Mereka membawa barang-barang dan jasa yang biasa di perdagangkan di dunia nyata ke dalam internet dengan berharap cakupan pasar akan semakin luas.
Di internet, semua orang berbisnis menggunakan website, apapun produknya. Baik itu bisnis perorangan atau kelompok, pasti menggunakan website sebagai media interaksinya. Website-website ini saling bersaing antara satu dengan yang lain untuk mendapatkan pengunjung sebanyak-banyaknya agar pengunjung dapat menjadi customer untuk produk yang mereka pasarkan. Seperti layaknya di dunia nyata, apabila nama perusahaan atau nama produk di iklankan atau dipromosikan ke luar wilayah maka akan semakin terkenal dan menarik para pengunjung.

Kelebihan Bisnis Online adalah:

a) Pangsa pasar yang luas
Daerah pasarnya bisa menjangkau tanpa batas, baik itu dalam negeri maupun sampai ke luar negeri
b) Alat-alat riset kebutuhan pasar tersedia di internet, dan bisa dipakai dengan gratis
Dengan ini dapat mengetahui peluang yang sedang dan lagi berkembang, dan berapa besar kebutuhan pasar usaha, serta berapa tinggi tingkat saingan, sehingga kita bisa memilih mau bermain di bidang usaha yang diinginkan
c) Bisa dijalankan oleh siapa saja, latar belakang apa saja, baik itu karyawan, ibu rumah tangga, mahasiswa, anak sekolah bahkan sampai kakek nenek
Wirausaha online dapat dijadikan salah satu alternatif pilihan untuk berwirausaha, yaitu dengan peluang usaha modal kecil potensi besar untuk karyawan, mahasiswa ataupun ibu rumah tangga
d) Tidak terikat waktu dan tempat
Dengan memiliki sistem website dan autoresponder yang mampu merespon dan follow up terhadap customer, maka sistem akan tetap bekerja selama 24 jam
e) Media Promosi yang efektif
Online lebih efektif karena dalam menjalankan bisnis online dapat membidik target pasar dengan dengan menyesuaikan content/artikel yang sedang hangat saat itu
f) Modal Biaya operasional yang relatif kecil
Semua bisnis memerlukan modal & biaya operasional tapi dengan bisnis online semua itu dapat ditekan sekecil mungkin tapi dapat menghasilkan pendapatan yang lebih besar dari modal & biaya operasional. Karena tidak perlu memiliki toko / kantor, karyawan seperti bisnis pada umumnya

Kelemahan Bisnis Online adalah :

a) Pembayaran
Masalah pembayaran menjadi sesuatu yang membingungkan dan cukup menyulitkan. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tidak terkirim maupun barang tidak diterima. Karena bisnis online kebanyakan tidak mempertemukan kedua belah pihak dalam proses transaksi jual - beli barang
b) Barang Tidak Sesuai Keinginan
Karena barang ditawarkan hanya dapat di lihat melalui layar, kebanyakan pada saat menerima barang tidak sesuai dengan yang aslinya

Tipe Bisnis Online diantaranya adalah:

a) Iklan kontextual seperti google adsense, chitika, adbrite dll. Pada tipe bisnis ini akan mendapatkan uang jika ada pengunjung web kita yang mengklik iklan dari perusahaan yang kita ajak kerjasama. Hal ini tidak hanya tidak efektif tapi juga beresiko di banned akun anda dari perusahaan yang bersangkutan. Kunci dari tipe bisnis ini adalah TRAFFIC. Apabila pengunjung situs anda banyak maka anda bisa berharap banyak untuk mendapatkan uang yang cukup lumayan dari adsense atau chitika
b) PPS ( pay per sale ) seperti menjual produk afiliasi dari clickbank,paydotcom,commission junction, amazon, ebay dan lain lain. Dalam hal ini skill yang diperlukan harus lebih advanced, karena tidak ada cara mudah untuk dapat duit dari dunia affiliate marketing. Apabila anda telah berhasil dalam bidang ini maka bidang-bidang yang lain akan dengan mudah ditangkap
c) PPL (pay per lead) atau disebut CPA ( cost per action ), di satu sisi lebih mudah tapi di sisi lainnya akan jauh lebih susah dari PPS. Karena untuk mendapatkan lead, dan uang di bidang ini, hanya memberikan syarat pada pengunjung untuk mengisi form tertentu, seperti email atau yang lebih panjang data diri lengkap tapi tanpa membeli apapun lalu kita bisa mendapatkan komisi dari perusahaan yang punya kontrak dengan kita. Akan tetapi untuk diterima di CPA network seperti maxbounty,azoogle,hydra dll itu membutuhkan situs yang solid.

Tips dalam memilih Bisnis Online antara lain:

1. Jangan mudah terpengaruh dengan janji yang fantastis atau terlalu sensasional, mulailah dengan program bisnis online dengan Business Plan yang wajar (masuk akal)
2. Pilih program bisnis yang benar-benar dicari dan diminati oleh banyak orang
3. Pastikan bahwa salah satu program bisnis online yang akan diikuti menyediakan wadah konsultasi untuk bimbingan dalam menjalankan bisnis online
4. Mengamati situs yang menyediakan program dengan melakukan pengamatan pada hasil search engine dengan mengetikkan keyword http://namasitus.com atau nama pemilik/pengelola
5. Perhatikan jumlah hasil pencarian, fokus pada hasil pencarian untuk review atau rekomendasi & perhatikan siapa dan situs apa yang merekomendasikan dan lanjutkan dengan mengamati profil orang / namasitus yang mereview & merekomendasikan
6. Jika pemula mulailah dengan harga yang terjangkau, harga mahal belum tentu memuaskan,dan harga murah belum tentu murahan
7. Cek situs dengan melihat berapa lama situs itu sudah berdiri, gunakan fasilitas whois meskipun itu juga bukan jaminan karena ada beberapa situs yang sudah berdiri lama dan dikelola secara profesional justru tidak memuaskan dan lebih terkesan menipu karena apa yang ditawarkan pada sales letter tidak ditemui di member area
8. Tidak sembarang dalam mereview & merekomendasikan situs program bisnis
9. Mintalah saran pada orang-orang yang sudah ada pengalaman dalam bisnis online

Deskripsi Bisnis Online antara lain:

• Nama perusahaan tercantumkan 3 - 4 kali dalam deskripsi. Ini membantu untuk mengoptimasikan listing di search engine dan meninggikan peluang calon pelanggan untuk menemukan sebuah perusahaan .
• Deskripsi selayaknya merincikan produk-produk dan layanan utama, khas sebuah perusahaan.
• Deskripsi harus cukup jelas dan informatif supaya pengunjung lebih tertarik terhadap listing, mencantumkan keterangan-keterangan seperti berapa lama telah menekuni bisnis tersebut.
• Lalu kemudian gambarkan kelebihannya mengapa orang harus bergabung dengan sebuah perusahaan tertentu
• Deskripsi sebaiknya sekitar 50 sampai dengan 200 kata.

KESIMPULAN

Bisnis Online merupakan sebuah bisnis dengan menggunakan media internet melalui fasilitas web yang mampu menyediakan berbagai informasi dan mempermudah dalam transaksinya karena tidak terikat waktu dan temapat. Tetapi dalam dunia internet sarat akan berbagai penipuan dengan menggunakan situs mereka untuk berbisnis dengan penuh etika ,terhormat,dan elegan. Maka dari itu dalam pelaksanaanya harus memahami konsep dasar bisnis online serta beberapa tips sebagai acuannya.
Di dalam dunia bisnis manapun di haruskan memperhatikan proses belajar,kerja keras,ketekunan dan kesabaran untuk mencapai sebuah keberhasilan.


Sumber: www.google.com
http://masjemmy.com/kelemahan-bisnis-online.htm
http://blogspreneur.info/konsep-dasar-bisnis-online
http://universitasbisnis.com/lanjutan-sekilas-pengertian-tentang-wirausaha-online-atau-bisnis-online-2/

Disusun Oleh :
Nama : Dewi Septianawati
Kelas :1EB11
NPM : 21210913

Selasa, 23 November 2010

POINT-POINT SEPUTAR FRANCHISING

Definisi Franchising

Franchising merupakan sebuah konsep pemasaran dalam rangka memperluas jaringan usaha secara cepat. Sistem franchise dianggap memiliki beberapa kelebihan terutama menyangkut pendanaan, Sumber Daya Manusia dan managemen, kecuali kerelaan pemilik merek untuk berbagi dengan pihak lain. Selain itu,Franchising juga dikenal sebagai jalur distribusi yang sangat efektif untuk mendekatkan produk kepada konsumen melalui franchisee.
Franchising (Pewaralabaan) adalah kerjasama dimana salah satu pihak diberikan hak untuk memanfaatkan dan menggunakan hak atas penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan dalam rangka penyediaan penjualan barang atau jasa.

Sejarah Franchising

Waralaba pertama kali diperkenalkan pada tahun 1850-an oleh Isaac Singer, pembuat mesin jahit Singer, ketika ingin meningkatkan distribusi penjualan mesin jahitnya. Walaupun usaha tersebut gagal, namun dialah yang pertama kali memperkenalkan format bisnis waralaba di Amerika Serikat. Kemudian, caranya ini diikuti oleh pewaralaba lain yang lebih sukses, John S Pemberton, pendiri Coca Cola. Dalam perkembangannya, sistem bisnis ini mengalami berbagai penyempurnaan terutama di tahun l950-an yang kemudian dikenal menjadi waralaba sebagai format bisnis (business format) atau sering disebut sebagai waralaba generasi kedua. Perkembangan sistem waralaba yang demikian pesat,menyebabkan waralaba digemari sebagai suatu sistem bisnis diberbagai bidang usaha, mencapai 35% dari keseluruhan usaha ritel yang ada di AS. Sedangkan di Inggris, berkembangnya waralaba dirintis oleh J. Lyons melalui usahanya Wimpy and Golden Egg, pada tahun 60-an. Bisnis waralaba tidak mengenal diskriminasi. Pemilik waralaba (franchisor) dalam menyeleksi calon mitra usahanya berpedoman pada keuntungan bersama, tidak berdasarkan SARA.

Jenis-Jenis Franchising (Waralaba)

1. Waralaba luar negeri/asing adalah waralaba yang berasal dari luar negeri, jenis waralaba ini cenderung lebih disukai karena sistemnya lebih jelas, merek sudah diterima diberbagai dunia, dan dirasakan lebih bergengsi. Contohnya : McDonald’s , Bread Talk, Pizza Hut, dll.
2. Waralaba dalam negeri adalah waralaba yang berasal dari dalam negeri, jenis wara laba ini menjadi salah satu pilihan investasi untuk orang-orang yang ingin cepat menjadi pengusaha tetapi tidak memiliki pengetahuan cukup piranti awal dan kelanjutan usaha yang disediakan oleh pemilik waralaba. Contohnya: Primagama, Alfamart, Martha Tilaar, Roti Buana, Bogasari ,dll,

Tipe-tipe Franchising (Waralaba)

Dalam praktek pelaksanaannya, terdapat beberapa tipe franchising, yaitu :
1. Trade Name Franchising
Franchisee memperoleh hak untuk memproduksi,contohnya PT. Great River memiliki hak untuk memproduksi pakaian dalam Triumph dengan lisensi dari jerman.
2. Product Distribution Franchising
Franchisee memperoleh hak untuk distribusi di wilayah tertentu, misalnya soft drink, cosmetics.
3. Pure Franchising/ Bisiness Format
Franchisee memperoleh hak sepenuhnya, mulai dari trademark, penjualan, peralatan, metode operasi, strategi pemasaran, bantuan manajemen dan teknik, pengendalian kualitas, dan lain-lain. Contohnya adalah restaurant, fash food, pendidikan, dan konsultan.

Perbedaan Franchise dengan tipe bisnis lain :

1. Keberadaan franchisor anda.
2. Kewajiban untuk menggunakan nama & sistem franchisor, serta patuh pada pengendaliannya.
3. Resiko yang merusak bisnis tanpa anda berada disana.
4. Kemampuan franchisor untuk terus memberikan jasa yang dapat membuat bisnis berhasil.

Kriteria Franchising

• Franchise Industrial
Merupakan hubungan yang terjalin antara perusahaan manufaktur dan pedagang besar
• Franchise Generasi Pertama
Merupakan hubungan yang terjalin antara perusahaan manufaktur dan pedagang eceran
• Bisnis Franchise merupakan hubungan antara pedagang besar dan pedagang eceran
• Bisnis Franchise merupakan hubungan antara sesama pedagang eceran

Kelebihan Franchising

• pengalaman dan faktor sukses
• Pengakuan reputasi
• Standarisasi mutu
• Bantuan modal
• Bantuan manajemen
• Profit relatif tinggi karena telah teruji
• perlindungan wilayah
• memperoleh manfaat market research dan product development
• resiko gagal kecil
• franchisor memberikan banyak bantuan, kepada franchisee

Kekurangan Franchising

• Tidak mandiri
• Kreativitas tidak berkembang
• Menjadi interdependen, terdominasi
• Program latihan franchisor terkadang jauh dari harapan
• Franchisor hanya sedikit memberikan kebebasan


Perlindungan Hukum Usaha Waralaba/ Franchise di Indonesia

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor: 16 Tahun 1997 tentang Waralaba (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 1997, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3690).

Dasar Hukum Peraturan Franchise :

1. Perjanjian sebagai dasar hukum KUH Perdata pasal 1338 (1), 1233 s/d 1456 KUH Perdata
2. Hukum keagenan sebagai dasar hukum; KUH Dagang (Makelar & Komisioner)
3. Undang-undang Merek, Paten dan Hak Cipta sebagai dasar hukum
4. UU Penanaman Modal Asing

Elemen-elemen yang harus dimiliki untuk mendirikan franchise:

1. Bisnis yg disfranchise-kan harus telah teruji sepenuhnya
2. Bisnis tersebut harus berbeda dalam hal merek, nama, citra, sistem dan metode operasinya
3. Sistem dan metode bisnis harus mudah diajarkan, agar mudah digunakan kedepannya
4. Perolehan finansial harus mampu membayar karyawan, pinjaman-pinjamanya, membayar frenchisor atas jasa yang telah diberikan

Hak dan Kewajiban Franchisor

a. Hak Franchisor:

1) Menerima setoran dari franchisee
2) Memeriksa pembukuan franchisee
3) Memeriksa usaha franchisee
4) Memutuskan hubungan kemitraan karena pelanggaran oleh franchisee
5) Membeli kembali franchise pada saat pemutusan hubungan kemitraan
6) Membeli kembali franchise pada saat dijual oleh franchisee.

b. Kewajiban Franchisor

1) Membantu memilih lokasi usaha
2) Membantu pengembangan usaha & memberi materi promosi.
3) Menyediakan manual operasional usaha.
4) Menyediakan program bimbingan pelatihan bagi franchisee.
5) Menyediakan staf yang mensupervisi masa awal berdiri¬nya franchise.
6) Memberikan hak penggunaan nama, cap dagang, rancangan dan logo kepada franchisee.

Hak dan Kewajiban Franchisee

a. Hak Franchisee

• Memperoleh petunjuk dan bantuan.
• Menggunakan nama, dan sistem.
• Memperoleh persediaan produk.
• Menjual franchise kepada pembeli yang disetujui.
• Memutuskan hubungan jika perjanjian franchise dilanggar oleh franchisor.

b. Kewajiban Franchisee

• Memberi informasi posisi keuangan yang akurat.
• Memberi izin pemeriksaan usaha.
• Menghadiri program pelatihan awal.
• Mengembangkan franchise sesuai yang ditentukan.
• Membayar biaya-biaya franchise.
• Hanya menjual produk dan jasa yang telah disetujui.
• Membeli persediaan bahan dan tingkat persediaannya.
• Menggunakan bahan promosi, manual operasi usaha sesuai.

Karakter penyebab kegagalan Franchise

a. Franchise yang puas dengan dirinya sendiri
b. Franchise yang penakut
c. Franchise yang tidak mengikuti sistem
d. Franchise yang berharap terlalu banyak
e. Franchise yang tdk memiliki bakat
f. Campur tangan dari orang lain yang bermain curang

Contoh contoh Franchising 








KESIMPULAN

Franchise adalah pemberian sebuah lisensi oleh seseorang (franchisor) kepada pihak lain (franchise). Lisensi tersebut memberi hak kepada franchise untuk menggunakan merek dagang franchisor dan seluruh elemen yang diperlukan dalam menjalankan bisnisnya dengan dasar-dasar yang telah ditentukan.
Franchise sangat membantu para pelaku usaha yang baru memulai ataupun baru terjun ke dalam suatu bidang usaha, karena didalamnya sudah terdapat sistem dan para Franchisee tinggal menjalankan usaha tersebut sesuai dengan sistem sehingga dapat memperolah keuntungan. Franchisee tidak perlu khawatir karena sistem yang dipergunakan sudah teruji sebelumnya.


Sumber: www.google.com

Nama : Dewi Septianawati
NPM : 21210913
Kelas : 1EB11